Sabtu, 20 September 2014

News /

INFRASTRUKTUR

Waspadai Ratusan Titik Jalan Rusak

Selasa, 31 Juli 2012 | 03:03 WIB

Jakarta, Kompas - Ratusan titik jalan di Jakarta rusak. Warga perlu mewaspadainya karena rawan terjadi kecelakaan. Bahkan dari sekian banyak yang rusak, itu juga baru sepertiga yang dapat diperbaiki saat ini.

Jakarta Utara contohnya, total ada 476 titik jalan rusak yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara. Namun, yang baru diperbaiki saat ini hanya 152 titik. Kerusakan itu sebagian besar disebabkan jalan tersebut kerap dilintasi truk-truk kontainer meski ruas-ruas jalan itu berada di tengah permukiman warga.

”Sama sekali tidak nyaman kalau melintas di jalan yang berlubang. Rawan kecelakaan juga karena jalan lingkungan di Jakarta Utara ini selalu dipadati truk- truk kontainer,” kata Iwan (40), warga Koja, Jakarta Utara, Senin (30/7).

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Jakarta Utara Maman Suparman mengatakan, perbaikan jalan belum dapat dilaksanakan seluruhnya karena adanya keterbatasan anggaran. Oleh karena itu jalan yang diperbaiki sekarang ini yang tergolong mengalami kerusakan cukup berat.

”Perbaikan jalan yang dilakukan saat ini menggunakan skala prioritas, yakni jalan yang rusak cukup berat. Selain itu, ruas jalan di titik tersebut selalu dipadati kendaraan berat dan juga kendaraan umum dan pribadi,” tutur Maman.

Sementara itu untuk jalan berlubang, lanjutnya, akan diperbaiki dengan tambal sulam, yakni dengan penimbunan dan pengaspalan.

Perbaikan jalan ini, menurut Maman, ditargetkan dapat selesai sebelum musim mudik Lebaran. Dengan demikian, perbaikan jalan itu tak akan mengganggu warga yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Sementara itu di Jakarta Barat, tercatat 32 ruas jalan rusak berat dan 106 ruas jalan rusak sedang. Menurut Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Jakarta Barat Yusmada Faizal, jalan rusak berat akan dibeton, sementara yang rusak sedang akan diberi lapisan aspal.

Ruas jalan yang akan dibeton di antaranya di Jalan Kebon Jeruk IX, Kelurahan Maphar; Jalan Jembatan Besi Raya, Kelurahan Jembatan Besi; Jalan Kalianyar, Kelurahan Kalianyar; dan Jalan Nusa Indah II, Kelurahan Kapuk. Di Jalan Kalianyar X dan Jalan Kalianyar IX, aspal jalan hampir seluruhnya sudah mengelupas. Batu-batu terlihat menonjol, menghambat laju kendaraan.

Jalan Jembatan Besi Raya juga setiap hari dilalui kendaraan besar. Padahal jalan itu merupakan urat nadi perekonomian warga di sekitarnya yang didominasi industri rumah tangga konfeksi.

Yusmada mengatakan, proyek pemeliharaan dengan lapisan hotmix sudah dimulai berjalan. Untuk paket betonisasi di 32 ruas jalan direncanakan sudah dapat dilakukan sekitar awal Agustus.

Sementara itu, anggaran untuk 32 paket betonisasi itu mencapai sekitar Rp 27,5 miliar, sementara anggaran untuk 106 paket pemeliharaan lapisan hotmix sebesar Rp 40,8 miliar. (FRO/MDN)


Editor :