JK Jangan Dijadikan Komoditas Pencitraan Parpol - Kompas.com

JK Jangan Dijadikan Komoditas Pencitraan Parpol

Kompas.com - 23/07/2012, 19:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai politik diminta jangan menjadikan politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla sebagai komoditas untuk pencitraan terkait pengakuan dukungan JK menjadi calon presiden di pemilu 2014. Parpol di luar Partai Golkar diminta serius jika ingin mengusung JK.

"Nama beliau jangan hanya dijadikan komoditi di media massa terutama untuk pencitraan. Saya sebagai kader Partai Golkar agak menantang partai yang menyebut-nyebut nama Pak JK. Ini aset Golkar, kalau mau mencalonkan Pak JK, yah sungguh-sungguh," kata Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2012).

Hal itu dikatakan Hajriyanto ketika dimintai tanggapan dukungan kuat dari internal Partai Persatuan Pembangunan agar JK, tokoh eksternal partai diusung sebagai capres. Adapun dari internal PPP, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali satu-satunya tokoh yang didukung kader PPP.

Hajriyanto mencatat bukan hanya PPP yang mengaku tertarik mengusung JK dalam pilpres 2014 . Politisi dari Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan Partai Nasdem juga menyebut hal yang sama. Menurut dia, pengakuan dukungan itu wajar jika melihat reputasi JK selama ini.

"Tapi sampai saat ini Partai Golkar masih memandangannya sebagai wacana dan belum relevan diberi tanggapan, apalagi tanggapan secara kelembagaan. Nanti aja kalau sudah diusung betul. Sebuah partai mengusung capres dan cawapres kan tidak bisa hanya wawancara di media," kata Wakil Ketua MPR itu.

Hajriyanto menambahkan, saat ini tidak ada kekhawatiran di internal Partai Golkar lantaran pengusungan JK itu baru sebatas wacana. Dampak terhadap elektabilitas partai baru akan terlihat ketika JK diusung secara resmi oleh parpol lain. "Kalau sekarang yah terlalu dini. Hanya disebut, bahkan disebut-sebut sambil lalu," pungkas dia.


EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Bersama Kahiyang dan Bobby, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

Bersama Kahiyang dan Bobby, Jokowi Nonton Film Dilan 1990

Nasional
ICW: Anggaran Negara Rp 86 Triliun Tidak Diumumkan ke Publik

ICW: Anggaran Negara Rp 86 Triliun Tidak Diumumkan ke Publik

Nasional
Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

Nonton 'Dilan 1990', Jokowi Jadi Rindu Iriana Karena Tak Bertemu Dua Hari

Nasional
Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

Partai Komunis China Usul Penghapusan Batas Masa Jabatan Presiden

Internasional
Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

Sandiaga Ogah Komentari Gugatan Konsumen Pulau Reklamasi

Megapolitan
'Powerbank' Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

"Powerbank" Terbakar di Bagasi Kabin, Penerbangan Ditunda 3 Jam

Internasional
Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

Polri Belum Temukan Narkoba di Kapal Win Long yang Ditangkap di Perairan Karimun

Nasional
Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

Bawaslu: Jenjang Karir Ditentukan Pejabat Politik, Netralitas ASN Dilematis

Regional
Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

Bawaslu: OTT Anggota KPU dan Ketua Panwaslu Garut Memalukan...

Regional
Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Polisi Dalami Temuan Silet Terkait Tewasnya Mantan Wakapolda Sumut

Regional
Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

Menteri Susi Saat Digoda Sandiaga: Ini Anak Muda Kurang Ajar Sama Orang Tua...

Megapolitan
Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

Regional
'Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali'

"Jika Mereka Menculik 10 Orang, Hanya Satu yang Kembali"

Internasional
Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

Pemkot Surakarta Jamin Hak Bersepeda Warganya di Jalan Raya

Regional
Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Penjual Bakmi di Cipayung Adalah Keponakan Korban

Regional

Close Ads X