Senin, 1 September 2014

News / Nasional

Layanan Jemaah Haji

Indeks Kepuasan Daerah Kerja Armina Naik

Selasa, 17 Juli 2012 | 20:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks pelayanan jemaah haji di daerah kerja (daker) Armina, Arab Saudi, mengalami kenaikan paling tinggi, yakni 1,84 persen, dan daker Madinah mengalami penurunan -2,69 persen.

"Secara keseluruhan indeks kepuasan terhadap Panitia Penyelenggara Ibadah Haji 1432H/2011 sebesar 83,31 persen dan dinilai memuaskan. Angka tersebut naik 1,86 persen jika dibandingkan dengan indeks kepuasan tahun 2010 sebesar 81,45 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin, Selasa (17/7/2012) di Jakarta.

Aspek pelayanan dengan pemenuhan harapan tertinggi terdapat pada pelayanan petugas kelompok terbang sebesar 88,37 persen dan terendah terdapat pada pelayanan transportasi, yakni 77,41 persen. Ini merupakan hasil Survei Kepuasan Jemaah Haji yang dilakukan oleh BPS.

Menurut Suryamin, survei tersebut dilakukan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara kepentingan dan kepuasan jemaan haji terhadap mutu dan pelayanan yang diberikan oleh pihak penyelenggara haji, untuk mengetahui variabel/dimensi kualitas layanan yang perlu ditingkatkan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mengetahui ukuran kepuasan/ketidakpuasan jemaah haji sebagai salah satu pengukuran kinerja dari sistem manajemen mutu yang ada di Kementerian Agama.

Metode pendataan adalah dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan mengumpulkan data dari kuesioner yang diisi jemaah haji terpilih sebagai sampel, sedangkan data sekunder diperoleh dari pengamatan langsung pada obyek penelitian, statistik jemaah haji, statistik petugas, data operasional haji tahun terkait dan tahun sebelumnya.

Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, sampel yang diambil disusun berbasis kelompok terbang (kloter) di setiap embarkasi. Besar sampel ditetapkan menurut daker (Jeddah, Makkah, Madinah, dan Satuan Operasi Armina), masing-masing 2.500 responden. Jadi, ada 10.000 responden untuk menghindari tingkat response rate yang kecil dan pemenuhan target minimal sampel.

"Jemaah haji yang mengembalikan kuesioner sebanyak 5.429 jemaah dan yang layak diolah sebanyak 5.348 kuesioner atau 98,51 persen," kata Suryamin.

Aspek yang dinilai adalah pelayanan: petugas haji (petugas kloter/nonkloter), ibadah, transportasi, akomodasi, katering, kesehatan, umum (informasi, administrasi, barang bawaan dan dokumen).


Penulis: Elok Dyah Messwati
Editor : Nasru Alam Aziz