Rabu, 17 September 2014

News / Regional

Lihat Alam, Jamaah An Natsir Mulai Berpuasa Hari Rabu

Selasa, 17 Juli 2012 | 19:45 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Meski pemerintah belum resmi mengumumkan awal puasa Ramadhan, namun Jamaah An Natsir di Desa Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Sulawesi Selatan mulai berpuasa pada Rabu (18/07/2012).

Salah seorang pimpinan jamaah An Natsir, ustadz Lukman kepada Kompas.com, Selasa (17/07/2012) mengatakan, jamaah An Nasir biasa menjalankan puasa sambutan awal Ramadhan yang diyakini hari Rabu antara pukul 09.00 sampai pukul 11.00 Wita siang. Sedangkan untuk puasa Ramadhan secara penuh, jamaah An Natsir akan memulainya pada hari Kamis (19/07/2012).

"Puasa Ramadhan dilakukan Kamis. Tetapi Rabu ini sudah mulai berpuasa. Hal ini biasa dilakukan Rasulullah, setiap datangnya bulan suci Ramadhan. Penentuan puasa jamaah An Natsir berdasarkan pengamatan dan perhitungan atau hisab dan rukyat bulan Sya'ban 1433 Hijriah," bebernya.

Selama sepuluh tahun ini dalam menentukan awal Ramadhan, jamaah An Natsir menggunakan metode tersendiri yang diyakini berdasarkan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Umumnya, kata Lukman, organisasi Islam lain atau pemerintah Indonesia hanya menggunakan dua metode. Kalau tidak hisab (metode perhitungan), biasanya dengan rukyat (melihat bulan).

Namun, jamaah An Nasir punya metode ketiga, yakni melihat fenomena alam. Fenomena alam itu banyak, di antaranya kilat, angin, dan pasang surut air laut.

"Kilat biasanya akan muncul pada awal bulan. Begitu pula angin. Biasanya, tiap pagi angin selatan akan berhembus itu berarti bulan sudah berganti. Bisa juga dilihat dari puncak pasang atau surut air laut. Atau hujan rintik-rintik di pagi hari. Jika semua tanda-tanda alam tersebut sudah ada, maka pertanda pergantian bulan telah mulai," jelasnya.


Penulis: Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Editor : Farid Assifa