Jumat, 24 Oktober 2014

News / Megapolitan

Alex Kembali Ke Palembang, Nono Kembali Kelola Yayasan

Rabu, 11 Juli 2012 | 17:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Alex Noerdin dan Nono Sampono menyatakan telah menerima kekalahan mereka dengan legowo dalam proses pemungutan suara Pemilihaan Gubernur DKI Jakarta Rabu, 11 Juli 2012.

"Kalah ya kalah, kita terima kekalahan ini. Yang terpenting adalah kita ambil pelajaran dari kejadian ini, tidak boleh larut dalam kesedihan. Saya sampai saat ini masih menjadi Gubernur di Sumatera Selatan. Nanti malam saya masih ada rapat untuk Sumatera Selatan," kata Alex Noerdin, di kediamanan Nono Sampono, Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).

Selain itu, ia juga meminta kepada tim sukses dan keluarganya untuk tidak perlu lagi mengharapkan terjadinya keajaiban sehingga besaran angka bisa berubah. "Tidak akan ada keajaiban yang mengubah angka-angka tersebut," ujar Alex.

Adapun, Nono Sampono, menyampaikan keinginannya untuk kembali mengelola yayasan dan sekolah yang ia miliki. "Saya masih memiliki tanggung jawab sosial. Saya akan mengelola sekolah, yayasan, dan panti asuhan yang saya bina. Saya tidak akan berhenti mengabdi dan memberi sesuatu kepada masyarakat," ungkap Nono.

Kekalahan perolehan suara pada pasangan tersebut juga terjadi pada TPS tempat pencoblosan Nono Sampono. Di TPS 002, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pasangan calon Alex Noerdin-Nono Sampono berhasil mendapatkan 75 suara. Dari TPS tersebut pasangan Jokowi-Ahok unggul jauh dengan perolehan 165 suara, dilanjutkan oleh pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono (75 suara), Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini (51 suara), Faisal Basri-Biem Benyamin (42 suara), Fauzi Bowo-Nachrowi (33 suara), dan Hendardji-Riza Patria (5 suara), dan 2 suara yang tidak sah.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Pepih Nugraha