Selasa, 25 November 2014

News / Nasional

Sertijab

Laksma Herry Setianegara Gubernur AAL

Rabu, 4 Juli 2012 | 17:58 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Laksamana Pertama Herry Setianegara resmi menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut setelah menerima tongkat kepemimpinan dari pejabat lama, Laksamana Muda Agus Purwoto, dalam upacara serah terima jabatan di Lapangan Banda AAL Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/7/2012).

Herry merupakan lulusan AAL tahun 1983 dan sebelumnya sebagai Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar). Beberapa jabatan penting pernah diembannya, antara lain Komandan KRI Rakata-922, Komandan KRI Soputan-923, Kepala Staf Gugus Tempur Laut Wilayah Barat, dan Kepala Dinas Penerangan TNI AL.

Kepala Staf TNI AL Laksamana Soeparno yang memimpin upacara serah terima jabatan mengatakan, jabatan Gubernur AAL merupakan jabatan penting sebagai pembantu dan pelaksana utama Kepala Staf TNI AL dalam menyelenggarakan pendidikan pertama perwira tingkat akademi. Hal ini menjadikan AAL sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan dan penggemblengan perwira sehingga memiliki pola pikir, pola sikap, dan pola tindak serta jiwa dan karakter sebagai navalis sejati.

Menurut Soeparno, aspek geopolitik dan geostrategis Indonesia memiliki posisi strategis dan menjadi pusat gravitasi dunia. Artinya, Indonesia tidak hanya berada di antara dua samudra dan dua benua, tetapi menjadi lintasan garis perhubungan laut dunia atau sea lines of communication dan sea lines of oil trade.

"Alur-alur pelayaran tersebut tidak saja bernilai ekonomis, tapi strategis bagi pergerakan armada angkatan laut negara-negara besar untuk memproyeksikan kekuatannya, sejalan dengan dinamika politik global," kata Soeparno.

Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Soeparno, diperlukan TNI AL yang mampu menjamin kedaulatan NKRI dan keselamatan bangsa, serta melaksanakan penegakan hukum di laut. Maka faktor yang tidak kalah penting dan tidak boleh diabaikan serta harus disiapkan dalam membangun kekuatan dan kemampuan TNI AL ke depan adalah sumber daya manusia yang akan mengawaki organisasi TNI AL, khususnya perwira.


Penulis: Agnes Swetta Br. Pandia
Editor : Nasru Alam Aziz