Pemerintah Resmi Tinjau Ulang RUU Konvergensi Telematika - Kompas.com

Pemerintah Resmi Tinjau Ulang RUU Konvergensi Telematika

Ichwan Susanto
Kompas.com - 02/07/2012, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah secara resmi meninjau ulang Rancangan Undang-Undang (RUU) Konvergensi Telematika. Sebagai gantinya, di saat bersamaan, pemerintah sedang mempersiapkan RUU Revisi UU Telekomunikasi dan RUU Revisi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Knowledge Manager Yayasan SatuDunia Firdaus Cahyadi, Senin (2/7/2012), mengungkapkan pekan lalu, pihaknya menerima suratnya dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gatot S Dewa Broto yang menyebutkan bahwa Rancangan Undang Undang (RUU) Konvergensi Telematika yang sebelumnya sudah dalam tahap proses pembahasan interdep di Kementerian Hukum dan HAM harus ditinjau ulang.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan melalui media massa, Yayasan SatuDunia mendesak pemerintah meninjau ulang pembahasan RUU Konvergensi Telematika. Alasannya, hak warga negara tidak menjadi pertimbangan utama dalam RUU tersebut. Bahkan dalam beberapa pasalnya, RUU Konvergensi Telematika justru mengancam hak warga negara dalam berekspresi.

"Meskipun secara resmi pemerintah sudah meninjau ulang RUU Konvergensi Telematika, bukan berarti upaya untuk mendesakan hak warga dalam pengaturan telematika selesai," ujar  Firdaus Cahyadi.

Ia menegaskan, saat ini pemerintah sedang menyusun draft RUU revisi UU Telekomunikasi. Menurut Firdaus Cahyadi, dalam draft RUU revisi UU Telekomunikasi yang diterima Yayasan SatuDunia, hak warga untuk menggugat jika pemerintah lalai terhadap kewajibannya menyediakan layanan universal juga belum diakomodasi.

"Tanpa ada hak gugat warga negara maka, pemerintah berpotensi untuk lalai melaksanakan kewajibanya menggelar layanan universal telekomunikasi di kawasan terpencil, utamanya di Indonesia Timur," tegas Firdaus Cahyadi.  

Untuk itulah, SatuDunia menganjak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengawal pembahasaan RUU revisi UU Telekomunikasi dan RUU revisi UU ITE. "Tanpa pengawalan dari warga, seperangkat aturan itu berpotensi mengabaikan hak warga negara dan hanya menguntungkan kepentingan bisnis besar di sektor telekomunikasi, informatika dan penyiaran," jelas Firdaus Cahyadi.

Masyarakat harus tetap mengawal RUU di sektor telekomunikasi dan informatika yang sedang disiapkan pemerintah. Tanpa pengawalan dari masyarakat, RUU yang dirancang pemerintah berpotensi mengesampingkan hak warga dan hanya menguntungkan kepentingan industri. 

PenulisIchwan Susanto
EditorSonya Hellen Sinombor

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM