Jumat, 31 Oktober 2014

News / Nasional

Gedung Baru KPK

Pelajar Kelas II SD Sumbangkan Tabungannya untuk KPK

Minggu, 1 Juli 2012 | 21:54 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com- Rabani Bagaskara (7), pelajar kelas II SD Salman Alfaritsi, tanpa ragu membuka tas plastik berisi uang receh yang sudah dikumpulkannya selama satu tahun. Gemerincing uang logam terdengar saat dia bersama teman-temannya memasukkannya ke dalam kotak kencleng pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hal itu terjadi di malam penggalangan dana pembangunan gedung KPK yang berlangsung di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (1/7/2012). Penggalangan dana itu terjadi bersamaan dengan gerakan sporadis di daerah lainnya.

Rabani yang dipanggil Aiman mengaku mendapatkan uang receh tersebut setelah menyisihkan dari uang jajannya. Tidak sedikitpun anak pertama pasangan Lia Endiani-Reza Nurcahya ini menyesal telah menyumbangkan uangnya.

"Kami ingin mengajari anak untuk berpartisipasi dalam gerakan pemberantasan korupsi," ujar Lia.

Tindakan Aiman menjadi bagian pembagian kotak kencleng yang diedarkan selama acara berlangsung.

Menurut Sely Martini, Wakil Koordinator Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch, hingga pukul 15.00 hari Minggu ini sudah terkumpul dana sebesar Rp 115.399.902 dari berbagai daerah.


Penulis: Didit Putra Erlangga Rahardjo
Editor : Marcus Suprihadi