Jumat, 1 Agustus 2014

News / Nasional

Kasus BLBI BHS

Sherny Tiba di Lapas

Rabu, 13 Juni 2012 | 14:41 WIB

Terkait

TANGERANG, KOMPAS.com- Setelah dari Kejaksaan Agung, terpidana perkara korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Sherny Kojongian (49) langsung menuju Lapas Wanita Dewasa Tangerang, Rabu (13/6/2012).

Dia tiba ke Lapas dikawal petugas dari polisi dan Kejaksaan Agung, serta Kepala Kejari Jakarta Pusat Febrytrianto pukul 11.30.

Terpidana Sherny menggenakan pakaian kaos berwarna hitam dan dipasukan dengan celana panjang berwarna hitam. Sangat kontras dengan kulitnya yang putih.

Penyerahan terpidana dilakukan Febrytrianto dan diterima Kepala Lapas Wanita Tangerang Etty Nurbaiti. Setelah melakukan pengurusan berkas terpidana, rombongan Kepala Kejari Jakarta Pusat langsung pulang.

Sekitar pukul 12.00-an, penasehat hukum dari OC Kaligis & Associates Afrian Bondjol masuk menjenguk terpidana di ruang tamu Lapas tersebut.

Terpidana 20 tahun

Pagi tadi sekitar pukul 08.30, Sherny tiba di Terminal Kedatangan 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan langsung dibawa ke mobil menuju Kejaksaan Agung. Sempat terjadi kericuhan sebagai protes wartawan kepada polisi dan Kejaksaan Agung yang didampingi Kepala Kejari Jakarta Pusat Febrytrianto. Mereka menahan laju kendaraan rombongan.

Aksi protes itu dilakukan wartawan dan fotografer dari media cetak, online, dan televisi yang berjubel menunggu kedatangan terpidana karena kecewa tidak mendapat keterangan pers sedikitpun dari pihak penjemput terpidana.

Sherny, terpidana korupsi senilai Rp 1,95 triliun, yang baru tiba dari Fransisco itu dijaga ketat petugas keamanan. Sherny memakai penutup kepala berupa kerudung dan kacamata berwarna coklat.

Sherny adalah mantan Direktur Kredit Bank Harapan Sentosa (BHS) yang menerima kucuran dana BLBI pada krisis moneter tahun 1997.Terpidana telah dijatuhi hukuman 20 tahun kurungan penjara pada tahun 2002 lalu. Dia ditangkap interpol Amerika Serikat di San Fransisco.


Penulis: Pingkan E Dundu
Editor : Marcus Suprihadi