Rabu, 23 Juli 2014

News / Bisnis & Keuangan

Belum Ada Kepastian Pemakaman Liem Sioe Liong

Minggu, 10 Juni 2012 | 19:28 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum ada informasi kepastian pemakaman Sudono Salim alias Liem Sioe Liong yang meninggal dunia di Singapura, Minggu (10/6/2012) sekitar pukul 15.50 waktu setempat.

"Belum ada kabar sama sekali apapun juga. Belum bisa hubungan juga ke sana," kata Franciscus Welirang, lewat telepon, ketika ditanya soal rencana pemakaman. 

Direktur PT Indofood Sukses Makmur yang juga menantunya Liem Sioe Liong itu juga belum dapat memastikan apa penyebab kematian mertuanya. Namun, menurut dia, mertuanya kemungkinan meninggal karena faktor usia. Sudono sudah sakit-sakitan beberapa tahun terakhir.

"Saya sendiri enggak tahu persisnya karena saya masih di Bali. Tapi saya ditelpon sekitar jam 16.00 WITA bahwa saya dikasih tahu beliau meninggal. Tepatnya saya nggak tahu," sebut Franciscus mengenai penyebab kematian pengusaha yang akrab dipanggil Om Liem.

Pendiri Salim group tersebut adalah salah satu pengusaha terkemuka di Tanah Air yang pernah masuk dalam daftar orang terkaya. Sudono Salim dikenal di zaman orde baru.

Sudono Salim lahir di China, 16 Juli 1916. Ia menikahi Lie Las Nio (Lilani) dan memiliki empat orang anak masing-masing Albert, Andre Halim, Anthony Salim, dan Mira.

Sejumlah usaha berhasil dirintisnya. Ia merupakan pendiri dan pemilik Central Bank Asia pada tahun 1957 yang kemudian menjadi Bank Central Asia (BCA) pada tahun 1960. Ia juga mendirikan pendiri dan pemilik Grup Salim, PT Bogasari Flour Mill, PT Mega, Bank Windu Kencana, PT Hanurata, PT Indocement, Indofood, dan PT Waringin Kencana.


Penulis: Ester Meryana
Editor : Tri Wahono