KOMPAS/HENDRA A SETYAWANKetua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar menyatakan tak keberatan jika Jusuf Kalla diusung Partai Nasional Demokrat untuk maju dalam bursa pemilihan presiden di Pemilu 2014 nanti. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menilai Kalla layak mendapat banyak tawaran dari partai lain karena ia memang berpotensi dan memiliki kemampuan sebagai seorang pemimpin.
"Meskipun dia kader Partai Golkar, tapi hak politisnya luas, apalagi dicalonkan oleh partai seperti Nasdem. Saya kira itu silakan saja. Nanti tentu berkompetisi secara sehat dan baik, sehingga meramaikan demokrasi di Indonesia," kata Agung usai mengikuti serah terima kepengurusan Dewan Masjid Indonesia bersama Jusuf Kalla di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (4/6/2012).
Agung menyatakan, tak akan ada pemecatan terhadap Kalla jika ia menerima pinangan dari Partai Nasional Demokrat. Golkar, kata Agung, percaya bahwa Kalla selalu setia pada partai yang turut membesarkan namanya itu. "Beliau tetap kader Golkar meskipun nanti akan dicalonkan oleh partai apapun. Saya gembira dan yakin bahwa dia sampai sekarangnya hingga akhir hayatnya dia tetap Golkar," tutur Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat tersebut.
Hingga saat ini, Kalla enggan memberikan tanggapan lebih terkait wacana pencalonan dirinya sebagai Presiden RI oleh Partai Nasional Demokrat. Selain Nasdem, mantan Wakil Presiden RI itu juga telah dilirik oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Pemilu 2014. Namun, ia juga tak mau banyak komentar soal itu. Kalla selama ini hanya mengucapkan terimakasih karena beberapa partai tersebut menaruh harapan padanya untuk Pilpres 2014.
