Kamis, 18 Desember 2014

News /

PEMILU 2014

PDI-P dan PD Belum Tetapkan Capres

Senin, 28 Mei 2012 | 01:58 WIB

Jakarta, Kompas - Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani mengatakan, PDI-P belum menetapkan calon presiden untuk pemilu 2014.

”Kami belum punya calon presiden dan saya tidak pernah mencalonkan diri. Jika Bu Ani (Yudhoyono) dicalonkan sebagai capres, silakan saja,” kata Puan Maharani, di Jakarta, Sabtu (26/5).

Mengenai kemungkinan dirinya menjadi capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), apalagi Taufiq Kiemas pernah memberikan sinyalemen terkait ini dan ia cucu Bung Karno, Puan menyatakan, ”Bagi saya menjadi cucu ideologis dan cucu biologis Bung Karno adalah anugerah bagi saya. Yang penting, apakah seorang yang mempunyai garis darah itu mau dan mampu? Saya tidak mau itu dipaksakan untuk meneruskan kekuasaan atau dinasti,” kata Puan Maharani.

Terkait adanya wacana mengenai penunjukan Ani Yudhoyono sebagai salah satu calon presiden pada Pemilu 2014, menurut politisi Partai Demokrat (PD) Rachland Nasidik, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah berkali-kali mengatakan bahwa ia dan keluarga akan beristirahat jika tugasnya selesai. Presiden juga mengatakan tidak akan memajukan atau tidak akan mengizinkan anggota keluarga untuk menjadi calon presiden kendati diusulkan Partai Demokrat.

Rachland menambahkan, usulan atau penunjukan Ani Yudhoyono sebagai calon presiden dari kader Partai Demokrat merupakan ekspresi atau pengakuan dari kader bahwa Ani Yudhoyono memang merupakan figur penting. Namun, pengakuan dari kader partai itu bukan atau tidak mewakili pilihan partai.

Sementara itu, dari acara pembukaan rapat kerja nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) yang bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-52 SOKSI, Sabtu, di Bandung, Ketua Umum Depinas SOKSI Ade Komarudin menyerukan dukungannya atas pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden pada Pemilu 2014.

”Kami segera membentuk satuan tugas nasional khusus untuk pemenangan Aburizal sebagai presiden. Sebanyak 33 dewan pembina daerah akan membentuk jaringan hingga tingkat desa,” katanya.

Pendiri SOKSI, Suhardiman, menuturkan bahwa Aburizal diharapkan mampu berkiprah sebagai pemimpin yang nantinya membawa Indonesia sebagai negara yang memakmurkan, menegakkan ketertiban, serta melayani rakyatnya. Suhardiman yang berusia 87 tahun mendirikan SOKSI tahun 1960 yang kemudian turut membidani Golongan Karya tahun 1964.

Aburizal dalam pidato politik di acara tersebut mengajak SOKSI untuk menjadi pilar utama pemenangan Partai Golkar dalam Pemilu 2014.

Tak berambisi

Di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, dirinya tak berambisi untuk mencari kekuasaan dengan maju lagi sebagai calon presiden pada 2014. Meski begitu, ia menyiratkan kesiapan jika masyarakat mengharapkan dirinya maju.

”Nantilah, masih lama. Masih lama,” ujar Kalla saat ditanya wartawan.

(lok/eld/ina/eng/fer)


Editor :