Selasa, 23 Desember 2014

News / Nasional

Agen Sukhoi Bantu Biaya Pemulangan Jenazah

Rabu, 23 Mei 2012 | 09:42 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Agen Sukhoi di Indonesia, PT Trimarga Rekatama, akan menanggung semua biaya pemulangan jenazah sampai ke daerah asalnya. Beberapa jenazah nantinya akan dipulangkan ke kampung halamannya seperti Malang, Lampung, Kendari, dan Luwu.

"Kami bantu sampai jenazah tiba di kota asalnya termasuk biaya transportasinya," ungkap konsultan teknis dari PT Trimarga Rekatama, Indra Djani, Rabu (23/5/2012), di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Indra mengatakan biaya transportasi pemulangan jenazah dikhususkan untuk korban yang akan diterbangkan ke daerah asal. "Tadi ada beberapa yang kabarnya akan langsung dibawa ke daerah asalnya seperti ke Kendari, Luwu, Lampung, dan Malang dari Cengkareng," katanya.

Sementara untuk biaya pemakaman, pihak perusahaan di mana para korban bekerja bersama keluarga sudah menyanggupinya. "Kalau ada keluarga yang membutuhkan, tapi kami tetap siap membantu. Namum sejauh ini, keluarga dan perusahaan dia bekerja sudah menyanggupinya," ujar Indra.

Hingga kini, sebanyak 45 peti jenazah korban pesawat Sukhoi Superjet 100 masih berada di apron bandara Halim Perdana Kusuma. Nantinya, pihak RS Polri Bhayangkara akan melakukan upacara serah terima ke pihak Badan SAR Nasional (Basarnas). Dari Basarnas, peti jenazah akan diserahterimakan ke pihak keluarga. Namun, dari 45 peti jenazah tersebut, sebanyak delapan jenazah yang merupakan warga negara Rusia masih menunggu sampai besok, Kamis (24/5/2012) untuk diterbangkan ke negara asalnya.

Ada beberapa jenazah yang akan terlebih dulu disemayamkan di rumah duka dan ada beberapa lagi yang langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU). Sebelumnya, Tim identifikasi gabungan DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 45 jasad korban Sukhoi SuperJet 100. Identifikasi dilakukan berdasarkan sidik jari, DNA, gigi geligi, tanda medik dan properti korban jatuhnya Sukhoi di Gunung Salak, Bogor.

Berikut ini daftar nama korban berdasarkan urutan sampel ante-mortem:

1. Donardi Rahman (Aviastar) 2. Nur Ilmawati (Sky Aviation) 3. Edward M Panggabean (Indo Asia) 4. Femi Adiningsih (Bloomberg News) 5. Ganis Arman Zuvianto 6. Darwin Pelawi (Pelita Air) 7. Kornel M Sihombing (PT Dirgantara Indonesia) 8. Anton Daryanto (Indonesia Air Transport) 9. Herman Suladji (Air Maleo) 10. Stephen Kamagi (Indo Asia) 11. Aditya Rekodianti (Sky Aviation) 12. Ade Arisanti (Sky Aviation) 13. Dody Aviantara (Majalah Angkasa) 14. Didik Nur Yusuf (Majalah Angkasa) 15. Yusuf Ari Wibowo (Sky Aviation) 16. Edie Satriyo (Pelita Air) 17. Haidir Bachsin (PT Catur Daya Prima) 18. Salim Kamaruzzaman (Sky Aviation) 19. Henny Stevani (Sky Aviation) 20. Charles Peter Adler (Sriwijaya Air) 21. Insan Kamil Djatmika (Indo Asia) 22. Gatot Purwoko (Airfast) 23. Raymond Sukanto (Sky Aviation) 24. Faizal Ahmad (Indo Asia) 25. Rully Darmawan (Indo Asia) 26. Susana Famela Rompas (Sky Aviation) 27. Aditya Sukardi (Trans TV) 28. Maysyarah (Sky Aviation) 29. Arief Wahyudi (PT Trimarga Rekatama) 30. Santi (Sky Aviation) 31.Ismiati (Trans TV) 32. Maria Marcella (Sky Aviation) 33. Capt. Aan Husdiana (Kartika Airlines) 34. Rossy Withan (Sky Aviation) 35. Dewi Mutiara (Sky Aviation) 36. Anggraeni Fitria (Sky Aviation) 37. Thonam Tran (Snacma/Perancis) 38. Eugeny Alexandro Grebenshikov (Sukhoi) 39. Kristina Nikolaesna Kurzhuposa (Sukhoi) 40. Nikolay Dmitriesich Nartyshchenko (Sukhoi) 41. Alexey Nikolaesich Kirkin (Sukhoi) 42. Alexander Nikolaevich Yablontsev (Sukhoi) 43. Alexander Pavlovich Kochetkov (Sukhoi) 44. Denis Valerievich Rakhimov (Sukhoi) 45. Oleg Vasilevich Shvetsov (Sukhoi)


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Pepih Nugraha