Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 06:33 WIB
Pemerintah Santuni Korban Sukhoi Rp 50 Juta
Penulis : Latief | Selasa, 15 Mei 2012 | 08:38 WIB
|
Share:
Pemerintah Santuni Korban Sukhoi Rp 50 JutaKOMPAS/PRIYOMBODOWidiastuti (kanan), ibu dari Ganis korban kecelakaan pesawat Sukhoi Super Jet 100 menyeka air matanya saat menunggu jenazah korban Sukhoi di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (12/5/2012). Pengembalian jenazah kepada keluarga korban akan dilakukan secara bersamaan setelah proses identifikasi keseluruhan selesai.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 masing-masing sebesar Rp 50 juta. Asuransi tersebut diberikan melalui asuransi Jasa Raharja.

Santunan ini di luar santunan yang akan diberikan pihak perusahaan Sukhoi, yang masing-masing mendapat 50 ribu Dolar AS.
-- Agung Laksono

"Santunan ini di luar santunan yang akan diberikan pihak perusahaan Sukhoi, yang masing-masing mendapat 50.000 dollar AS," kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Agung menjelaskan, meskipun ada aturan menetapkan bahwa asuransi Jasa Raharja hanya diberikan pada kecelakaan pesawat dalam penerbangan reguler atau yang memiliki rute tetap, pemerintah tetap memiliki inisiatif lain.

"Memang, ada aturan yang menetapkan asuransi Jasa Raharja hanya diberikan pada kecelakaan penerbangan reguler, sementara kecelakaan Sukhoi dalam rangka joy flight, tetapi tidak ada salahnya pemerintah mempunyai inisiatif lain demi rakyatnya sendiri," tutur Agung.

Menurut dia, pemberian santunan kepada keluarga korban merupakan bentuk simpati mendalam dari pemerintah atas kecelakaan pesawat Sukhoi.

"Ini merupakan bentuk dukacita mendalam dari pemerintah atas kecelakaan yang menimbulkan banyak korban," katanya.

Dia juga menambahkan, pemberian santunan akan dilakukan setelah proses identifikasi korban Sukhoi selesai dilakukan.

"Jika identifikasi selesai dilakukan dan nama-nama korban sudah diumumkan secara resmi,  pemberian santunan akan segera dilakukan," katanya.

Pesawat Sukhoi itu jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, pada hari Rabu  (9/5/2012) siang dengan membawa 45 orang yang terdiri atas 35 orang warga negara Indonesia, satu orang dari Perancis, satu orang warga negara Amerika Serikat, dan delapan orang dari Rusia.

Sumber :
ANT
Editor :
Latief