Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 16:25 WIB
Presiden Terima Kim Yong Nam di Istana Merdeka
Penulis : Hindra Liauw | Selasa, 15 Mei 2012 | 07:29 WIB
|
Share:
Presiden Terima Kim Yong Nam di Istana MerdekaAFP PHOTO / OSCAR SIAGIANPresiden Korea Utara Kim Yong Nam (kiri) didampingi Menteri Perdagangan Indonesia Gita Wirjawan dalam upacara peletakan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata di Jakarta, Senin (14/5/2012). Kim yang tiba di Indonesia pada Minggu (13/5/2012) ini berkunjung untuk pertama kali sejak Kim Jong Un mengambil alih kepemimpinan dari mendiang Kim Jong Il .

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menerima Presiden Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara) Kim Yong Nam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/5/2012) pukul 10.00. Kedua pemimpin akan melakukan pertemuan bilateral guna membahas memperkuat hubungan Indonesia-Korea.

Staf Khusus Presiden Teuku Faizasyah mengatakan, selain membahas langkah-langkah untuk memperkuat kerja sama bilateral, Presiden Yudhoyono dan Kim akan membicarakan masalah geopolitik di kawasan.

"Indonesia telah memiliki hubungan baik dengan Korea Utara sejak dibukanya hubungan diplomatik pada tahun 1961. Pertemuan bilateral Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Kim Yong Nam akan menjadi kesempatan baik bagi kedua negara untuk mempererat persahabatan antara kedua bangsa," kata Faiza, Selasa (15/5/2012).

Ini merupakan kunjungan Kim yang ketiga kalinya terkait kapasitasnya sebagai Presiden Korea Utara. Indonesia sendiri telah memiliki hubungan yang erat dengan Korut sejak era Presiden Sukarno pada tahun 1950-an.

Pada kunjungan sejak 13-16 Mei ini, Kim didampingi tiga orang delegasi setingkat menteri. Dua di antaranya adalah Ketua Komisi Investasi Ri Kwang-Gun dan Menteri Perindustrian An Jong-Su

Pada Selasa malam, Presiden akan menggelar jamuan makan malam kenegaraan (state dinner) untuk Kim. Jamuan makan kenegaraan ini turut dihadiri jajaran anggota Kabinet Indonesia Bersatu II dan pejabat negara lainnya.

Selain bertemu Presiden, Kim akan bertemu Wakil Presiden Boediono serta Ketua MPR RI Taufiq Kiemas dan Ketua DPR RI Marzuki Alie.

Kantor berita Korut Korean Central News Agency mengatakan, sebelumnya Kim berkunjung ke Singapura selama dua hari. Sementara itu Bloomberg menyebut, kunjungan tangan kanan pemimpin Korut Kim Jong Un ini mungkin bertujuan mencari dukungan dari kedua negara untuk meningkatkan perekonomian negaranya.

"Kim merupakan cerminan wajah Korea Utara dan kunjungannya mungkin merupakan cara Korut untuk mempelajari perekonomian kedua negara," kata analis IBK Economic Research Institute Cho Bong Hyun.

Menurut Cho, Korut dapat belajar dari perekonomian Indonesia yang kuat.

Editor :
Kistyarini