Tim Forensik Rusia Bantu Identifikasi Korban Sukhoi
- Penulis :
- Maria Natalia
- Sabtu, 12 Mei 2012 | 19:05 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Empat orang dari tim forensik Rusia malam ini telah sampai di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Sabtu (12/5/2012). Mereka akan membantu proses identifikasi jenazah korban pesawat buatan Rusia, Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.
"Yang datang tim forensik patologi, 3 ahli forensik, dan satu ahli analisis DNA. Bantuan alat-alat juga sudah, kita tinggal berkoordinasi," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Komisaris Besar Anton Castilani saat menyambut kedatangan tim dari Rusia tersebut.
Ia mengatakan tim tersebut akan mulai membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) pada besok (Minggu, 13/5/2012).
Kombes Anton Castilani berharap kedatangan tim Rusia itu akan mempercepat proses identifikasi korban. "Kita akan mengedepankan identifikasi DNA sampai selesai," katanya.
Sementara itu, sampai dengan saat ini jumlah kantong jenazah yang dibawa dari Bandara Halim Perdanakusuma ke RS Polri sudah mencapai 16 kantong. Kantong tersebut berisi potongan tubuh korban dan satu jenazah utuh. Sementara itu, satu kantong jenazah berisi barang-barang korban.
Kecelakaan Pesawat Sukhoi
Berita Terkait
- Sky Aviation Percaya Diri Gunakan Sukhoi Superjet 100
- Ini Tiga Kesalahan Fatal Pilot Sukhoi Superjet 100
- Rusia Janji Beri Ganti Rugi Rp 1,25 Miliar untuk Setiap Korban
- Detik-detik Jatuhnya Pesawat Sukhoi Terekam Jelas
- Tiga Sebab Pesawat Sukhoi Menabrak Gunung Salak
- KNKT: Tak Ditemukan Kerusakan Sistem di Sukhoi