Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 17:07 WIB
Pengangkutan Korban Sukhoi Dilanjutkan Esok Pagi
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Jumat, 11 Mei 2012 | 18:14 WIB
|
Share:
Pengangkutan Korban Sukhoi Dilanjutkan Esok PagiTRIBUNNEWS/DANY PERMANA Tim dari Marinir TNI AL melakukan persiapan sebelum menjalani pendakian di kaki Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat, dalam upaya pencarian pesawat Sukhoi Superjet 100, Kamis (10/5/2012). Pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak Sukabumi, Jawa Barat, Rabu 3 Mei lalu saat melakukan demo penerbangan yang disebut Joy Flight.

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses pengangkutan korban pesawat Sukhoi Superjet 100 terpaksa dihentikan. Pasalnya, tim SAR gabungan di lapangan mengalami kendala cuaca yang buruk.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo saat jumpa pers di terminal kedatangan Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jumat (11/5/2012).

"Korban tersebut belum berhasil dipulangkan ke Jakarta karena sampai saat ini cuaca tidak memungkinkan. Oleh karena itu, pemulangan melalui udara akan dilakukan besok pagi," ujarnya.

Meski telah diputuskan demikian, tim akan tetap terus bekerja mengumpulkan korban dari sekitar titik jatuhnya pesawat yang telah direncanakan dibeli oleh sejumlah maskapai di Indonesia tersebut.

Ia melanjutkan, dengan menggunakan kantong jenazah sesuai jumlah penumpang, jasad korban dikumpulkan di helipad, daerah Cijeruk.

Sementara itu, antara titik jatuhnya pesawat dan helipad memiliki jarak tempuh cukup jauh. "Perjalanan dari track side ke helipad itu dua jam. Jadi, jauh itu," lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari posko terdekat, jenazah ditemukan tim di bawah tebing Batu Tapak, Cijeruk, Sukabumi, Jawa Barat, yang memiliki kemiringan 85 derajat. Namun informasi untuk kondisi jasad dan identitas masih menunggu kepastian dari tim yang berada di lokasi.

Editor :
Tri Wahono