Cari Sukhoi, SAR Kerahkan Helikopter ke Gunung Salak - Kompas.com

Cari Sukhoi, SAR Kerahkan Helikopter ke Gunung Salak

Kompas.com - 09/05/2012, 19:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan SAR Nasional atau Basarnas mengerahkan helikopter dan anggotanya untuk mencari pesawat Sukhoi Superjet 100 yang hilang di kawasan Bogor, Jawa Barat.

"Begitu mendapat informasi pesawat hilang kontak, kita kirimkan helikopter untuk mencari di kawasan Gunung Salak. Tapi karena buruk, pesawat sudah kita tarik kembali," jelas Kepala Basarnas Marsda Daryatmo, Rabu (9/5/2012).

Menurut Daryatmo, pencarian difokuskan di kawasan Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Bogor. Soalnya, kontak terakhir pesawat tersebut berada di sekitar kedua wilayah.

Selain pencarian lewat udara, Basarnas juga sudah mengerahkan timnya untuk mencari melalui jalur darat.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk mencari melalui jalur darat. Kita sudah bergerak ke Gunung Salak," jelas Daryatmo.

Pilot pesawat itu sempat mengontak memberitahu bahwa pesawat sedang terbang di ketinggian 10 ribu kaki di atas wilayah Bogor. Dan pada pukul 15.30 WIB, pilot meminta izin untuk menurunkan pesawat di ketinggian 6.000 kaki.

Pesawat Sukhoi Superjet100 ini berada di Indonesia untuk melakukan tes terbang. Pesawat penumpang ini sedang ditawarkan ke maskapai penerbangan di Indonesia.(Yulis Sulistyawan)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Curi Motor Temannya Sendiri, Pelajar Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi

    Curi Motor Temannya Sendiri, Pelajar Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi

    Regional
    Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

    Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

    Nasional
    Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

    Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

    Regional
    Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

    Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

    Internasional
    Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

    Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

    Megapolitan
    Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

    Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

    Nasional
    Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

    Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

    Regional
    Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

    Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

    Regional
    Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

    Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

    Regional
    Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

    Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

    Nasional
    Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

    Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

    Megapolitan
    Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

    Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

    Internasional
    'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

    "Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

    Megapolitan
    Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

    Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

    Internasional
    Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

    Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

    Regional

    Close Ads X