Jumat, 25 Juli 2014

News / Nasional

Hari Buruh

Yudhoyono-Boediono Tak Boleh Main-Main dengan MPBI

Selasa, 1 Mei 2012 | 23:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tak boleh main-main lagi dengan gerakan buruh. Sebab, gerakan buruh Indonesia sekarang sudah bersatu dan membentuk Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI).

Hal itu disampaikan oleh Presiden Konfederasi SPSI Andi Gani Nena Wea kepada Kompas, usai acara peringatan Hari Buruh di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (1/5/2012).

"Ini pertama dalam sejarah Indonesia, bersatunya organisasi buruh dalam payung besar visi dan misi yang sama untuk menuntut dan memperjuangan hak-hak dan kepentingan buruh saat ini dan masa datang. MPBI akan menjadi peringatan yang keras bagi pemerintahan Yudhoyono-Boediono agar tidak main-main lagi dengan gerakan buruh," tutur Andi Gani.

Pada peringatan Hari Buruh Internasional di Gelora Bung Karno, tiga konfederasi serikat buruh dan sejumlah federasi dan serikat buruh dan pekerja mendeklarasikan terbentuknya MPBI. Ketiga konfederasi itu terdiri dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Serikat Pekerja Indonesia (SPI), dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), dan sejumlah federasi dan serikat buruh lainnya.

Sebelumnyan, gerakan buruh yang akan menyatukan kelompok-kelompok buruh, tak pernah terwujud sejak reformasi 1998. Yang ada justru perpecahan buruh dengan organisasi sendiri-sendiri dan perjuangan sendiri-sendiri pula.


Penulis: Suhartono
Editor : Nasru Alam Aziz