Kamis, 21 Agustus 2014

News / Bisnis & Keuangan

Wakil Menteri ESDM Meninggal Dunia

Sabtu, 21 April 2012 | 15:51 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo meninggal dunia saat melakukan pendakian Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat, kata Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian ESDM, Susyanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (21/4/2012).

"Baru saja, kami dapat kabar duka ini. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, ia mendadak lemas saat pendakian. Tiga helikopter dari Basarnas, Polri, dan PT Newmont dikerahkan untuk mengevakuasi Widjajono. Namun, evakuasi terkendala kabut tebal.

"Helikopter Newmont sempat dikerahkan untuk mengevakuasi namun kembali karena cuaca buruk," kata Kepala Kantor SAR Mataram Marsudi, yang dihubungi dari Mataram, Sabtu.

Evakuasi akhirnya dilakukan melalui jalur darat. Tim SAR menggunakan kendaraan bermotor untuk mencapai posisi Widjajono.       

"Kami berupaya bergerak ke pegunungan menggunakan kendaraan bermotor sampai di mana bisanya. Lalu berjalan kaki ke posisi beliau berada," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distemben) Provinsi NTB Eko Bambang Sutedjo mengatakan, semula tim evakuasi hendak membawa Wamen ESDM itu ke rumah sakit di Denpasar, Bali, menggunakan helikopter langsung dari wilayah pegunungan Tambora. Namun, helikopter PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang dipergunakan untuk evakuasi udara, kesulitan mendarat.

"Cuaca buruk, helikopternya kembali. Sekarang sedang diupayakan evakuasi darat dan diharapkan bisa terlaksana. Kami juga ’stand by’ kalau-kalau akan dibawa ke RSUP NTB di Mataram lebih dulu," ujarnya.

Eko mengaku belum mendapat informasi pasti tentang waktu pendakian Gunung Tambora yang dilakukan Widjajono hingga kondisinya kritis saat pendakian tersebut.

Ia memperkirakan pendakian dilakukan Sabtu dini hari, atau sehari sebelumnya, karena dikabarkan Widjajono dan rekan-rekannya hendak mendaki Gunung Tambora sejak 19 April lalu.

Widjajono dikenal suka berpetualang mendaki gunung semenjak kuliah dan ikut dalam organisasi pecinta alam di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Gunung Tambora yang memiliki tinggi 2.815 meter dari permukaan laut, terletak di wilayah Kabupaten Dompu dan Bima, Pulau Sumbawa, NTB.  Gunung Tambora dikategorikan gunung api bertipe A karena masih menunjukkan aktivitas sesudah tahun 1600.

Gunung Api Tambora tercatat dalam sejarah letusan paroksimal pada tahun 1815, yang menyebabkan terkuburnya tiga kerajaan yakni Kerajaan Pekat, Tambora dan Sanggar, dan menelan korban jiwa sekitar 92 ribu orang.


Editor : Heru Margianto
Sumber: