Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 14:25 WIB
Anggaran Negara
Defisit APBN Bengkak 2,2 Persen
FX. Laksana Agung S | Agus Mulyadi | Selasa, 28 Februari 2012 | 21:48 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 sedianya akan berubah dari 1,5 persen menjadi 2,2 persen.

Hal ini menjadi satu bagian dalam skenario perubahan anggaran pemerintah, yang akan dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat mulai awal April.

Usulan perubahan defisit tersebut dibahas dalam forum rapat koordinasi seluruh kementerian dan lembaga pemerintah, dipimpin tiga menteri koordinator, berlangsung di Jakarta, Selasa (28/2/2012).

Salah satu alasan perubahan adalah karena sejumlah asumsi makro tak lagi relevan, dan kebijakan subsidi bahan bakar minyak tak siap dilaksanakan.

Wakil Menteri Keuangan Mahendra S, usai rapat koordinasi, menyatakan, perubahan  angggaran pemerintah dibuat dengan prinsip menjaga keberlanjutan, ada penghematan, penyesuaian subsidi BBM, dan mempertahankan sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi.