Didit Putra Erlangga Rahardjo/KOMPASWakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, bertanya kepada satu persatu kapolres di wilayah Polda Jabar sambil menantang, beranikah mereka melawan perintah atasan yang terbukti korupsi.
BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, bertanya kepada satu persatu kapolres di wilayah Polda Jabar sambil menantang, beranikah mereka melawan perintah atasan yang terbukti korupsi.
Hal itu terjadi dalam penandatanganan nota kesepahaman Polda Jabar dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Jawa Barat di Mapolda Jabar, Selasa (28/2/2012). Nanan datang sebagai pembicara utama dalam acara tersebut.
"Berani kamu?" ujar Nanan berulang-ulang sembari menunjuk satu persatu kapolres yang duduk di ruang aula.
Nanan pun menjelaskan, dia kerap berdebat dengan atasan pada beberapa penempatan terdahulu terkait penugasan yang dinilai tidak benar. Tentu saja, pertengkaran itu tidak melibatkan orang lain dan hanya diketahui berdua.
Dia meminta polisi tetap punya pendirian berdasarkan penilaian benar atau salah. Membantah perintah atasan bukanlah sesuatu yang tabu asal demi tujuan yang baik.
Dalam Maklumat Kapolri yang dibuat bulan Desember 2011, memang diutarakan janji untuk polisi yang antikorupsi dan antikekerasan. Nanan mengharapkan agar maklumat tersebut bisa dilaksanakan hingga tingkat paling bawah.

