TRIBUNNEWS/DANY PERMANAAbubakar Baasyir
SOLO, KOMPAS.com - Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) menilai tuduhan Amerika Serikat yang menyatakan JAT adalah organisasi terorisme adalah salah alamat. Meski demikian, JAT bersikap tidak ambil pusing terhadap tuduhan tersebut.
"Amerika sudah mulai kehabisan sasaran di Indonesia. Setelah Dulmatin mati dan Umar Patek ditangkap sekarang giliran JAT dijadikan target. Tapi biarlah Amerika menggonggong, JAT tetap berlalu," kata juru bicara JAT Sonhadi, Jumat (24/2).
Selain itu, menurut Sonhadi, tuduhan Amerika Serikat ini dinilai sebagai upaya intervensi terhadap persidangan Amir JAT Abu Bakar Ba'asyir.
Sonhadi yang juga disebut-sebut Amerika Serikat memiliki keterkaitan dengan Al Qaeda mengatakan, sudah menjadi tabiat Amerika Serikat untuk memberi citra jelek kepada pihak lain yang tidak disukainya. "Giliran dulu ngebom Jepang kok tidak disebut teroris," katanya.

