KOMPAS/LUCKY PRANSISKAAnggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh hadir memberi kesaksian untuk terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadiloan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (15/2/2012). Angelina Sondakh membantah memiliki Black Berry dan tidak mengakui semua isi pesan komunikasi dalam Black Berry tersebut saat dipertanyakan dalam persidangan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat akhirnya resmi memecat Angelina Sondakh sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat. Pemecatan itu dilakukan dalam rapat pleno DPP Partai Demokrat, Kamis (23/2/2012), yang dipimpin Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
"SK (surat keputusan) akan keluar. Sekarang dalam proses, akan disampaikan ke yang bersangkutan (Angelina)," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Andi Nurpati melalui pesan singkat, Jumat (24/2/2012).
Nurpati mengatakan, pemecatan itu menindaklanjuti rekomendasi dari Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Sebelumnya, Angelina dinonaktifkan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus wisma atlet SEA Games 2011 oleh KPK.
Hingga saat ini, kata Nurpati, belum ada pembicaraan di DPP Partai Demokrat mengenai pengganti posisi Angelina. "Kita tunggu saja. Pimpinan harus diberi waktu mencari figur yang tepat," katanya.
Meski dipecat oleh partainya, Angelina masih berstatus sebagai anggota DPR. Dia ditempatkan di Komisi X. Fraksi Partai Demokrat akan memecat mantan Puteri Indonesia itu setelah ia dinyatakan bersalah dan perkaranya berkekuatan hukum tetap.

