Kompas.com/ M.AGUS FAUZUL HAKIMMantan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai menghadiri Halaqoh Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Bukit Daun, Kabupaten Kediri, Rabu (22/2/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) rencananya akan menyelipkan nama mantan Presiden Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla sebagai salah satu nominasi Calon Presiden untuk Pemilihan Umum 2014 nanti.
Menanggapi hal tersebut Kalla hanya tertawa dan mengucapkan terimakasih atas pilihan PPP yang ditujukan salah satu padanya. "Ya terimakasih aja, belum sampai pada tahap itu kan. Tapi bahwa ada yang memberikan pilihan, ya terimakasih," ujar Kalla usai mengikuti acara Silahturahmi Politik di Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2012).
Kalla mengaku secara pribadi tak ada niat khusus menjadi Capres. Namun, apabila masyarakat mendukungnya maju dalam Pilpres 2014, ia bersedia dan akan menjalankan amanah masyarakat.
"Orang jadi Capres itu bukan niatan pribadi. Harus didukung oleh masyarakat. Jadi bagaimana masyarakat aja. Kalau itu dukungan masyarakat, tentu amanah dan dukungan itu harus dijalankan," kata JK.
Sebelumnya diberitakan, nama JK disebut oleh PPP itu saat forum halaqoh majelis syariah alim ulama PPP di Hotel Bukit Daun, Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/2/2012).
Ia didukung oleh belasan DPW PPP karena dianggap layak menjadi pemimpin. Selain namanya, ada nama empat tokoh lain yang juga masuk nominasi PPP seperti mantan Ketua Umum PB NU KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum DPP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Mahfud MD dan tokoh muda Anis Baswedan.


