Inggried Dwi WAnggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, mengatakan, partainya kini sedang galau. Pasalnya, sejumlah kadernya dituduh terlibat sejumlah kasus dugaan korupsi.
Beberapa di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Angelina Sondakh.
”Dampak ini berimbas negatif terhadap citra politik Partai Demokrat di depan publik. Ya, kami galau melihat kondisi seperti itu,” kata Hayono kepada para wartawan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Terlebih, media mengekspos kasus dugaan korupsi tersebut, baik lokal, nasional, maupun internasional. Meski demikian, menurut Hayono, hal ini merupakan keniscayaan karena Indonesia adalah negara yang menjunjung kebebasan pers.
Hayono mengklaim, kasus korupsi yang melilit para kadernya tak berkaitan dengan partainya. Saat ini Partai Demokrat ingin agar semua kasus dugaan korupsi segera dituntaskan.
Partai Demokrat berharap aparat penegak hukum, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi, dapat memproses kasus ini secara terbuka dan adil.
”Kami berharap kader kami tidak bersalah. Tapi, kalau bersalah, tentunya dia harus mengikuti proses hukum yang berlaku,” kata Hayono.


