Selasa, 29 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 29 Mei 2012 | 01:45 WIB
Pertambangan
Jero: Warga Dapat Ributnya
FX. Laksana Agung S | Wisnu Nugroho | Senin, 20 Februari 2012 | 21:40 WIB
|
Share:
KOMPAS/HAMZIRWAN ilustrasi perusakan hutan

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyatakan, sektor pertambangan mestinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun tak sedikit yang justru malah membawa persoalan.

Bukannya dapat kesejahteraan, tapi dapat ributnya. Ini yang sebetulnya sedang terjadi," kata Jero

"Di kasih oleh Tuhan suatu rejeki, mestinya rejeki itu menjadi rejeki untuk kesejahteraan kita. Tetapi  sering dikasih rejeki, jadinya ribut. Jadinya berkelahi memperebutkan rejeki itu. Bukannya dapat kesejahteraan, tapi dapat ributnya. Ini yang sebetulnya sedang terjadi," kata Jero dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/2/2012).

Untuk persoalan ekonomi, Jero menyatakan, setiap kali menerima perusahaan tambang, pihaknya selalu menekankan kewajiban dan tanggung-jawab sosial perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan.     

Untuk persoalan lingkungan hidup, Jero menyatakan telah meminta Direktorat Jenderal Minerba untuk lebih keras menindak perusahaan tambang yang tidak melakukan pengelolan lingkungan dengan baik.

"Ini perlu waktu, perlu lebih tegas kita. Dan saya punya feeling, tegas itu artinya mengundang yang punya tambang untuk diajak bicara," kata Jero.

Upaya perbaikan lingkungan hidup dan tanggung-jawab sosial perusahaan tersebut, menurut Jero, tengah dilakukan. Pemerintah selalu mengingatkan dan mengontrolnya.

Advertorial
»