Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 15:13 WIB
Presiden Disambut Unjuk Rasa di Solo
P. Raditya Mahendra Yasa | Nasru Alam Aziz | Kamis, 16 Februari 2012 | 17:16 WIB
|
Share:
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAAktivis yang tergabung dalam Laskar Umat Islam berunjuk rasa di depan Kantor Polres Kota Besar Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2012). Mereka menuntut penyelesaian segera persoalan SARA (suku agama ras dan antargolongan) di sejumlah daerah yang cenderung meningkat dan tidak terantisipasi oleh penegak hukum.

SOLO, KOMPAS.com — Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kota Solo, Jawa Tengah, disambut unjuk rasa di sejumlah tempat, Kamis (16/2/2012). Sejumlah eleman dari mahasiswa dan organisasi masyarakat serta keagamaan memanfaatkan momentum ini untuk menyalurkan aspirasinya.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sebelas Maret berunjuk rasa di Bundaran Gladak. Aktivis mahasiswa mengusung isu penolakan terhadap pemerintahan yang korup.

Aksi yang diwarnai pembakaran ban bekas itu berlangsung damai dan berjalan singkat tanpa pengamanan yang berlebihan.

Sementara itu ratusan orang dari Laskar Umat Islam menggelar aksi di depan Kantor Polres Kota Solo. Mereka mengusung isu tentang insiden di Bandara Tjilik Riwut, Palagkaraya, yang menolak kehadiran Front Pembela Islam di Kalimantan Tengah.

Massa dari Laskar Umat Islam ini membawa poster berisi kecaman terhadap aparat yang membiarkan peristiwa itu terjadi. Mereka juga bertemu dengan perwakilan dari polisi untuk menyampaikan sejumlah tuntutan, seperti penuntasan berbagai persoalan terkait SARA (suku agama ras dan antargolongan) yang tidak terselesaikan.

Advertorial
»