Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 15:12 WIB
Angie Dipindah ke Komisi Agama
Sandro Gatra | A. Wisnubrata | Kamis, 16 Februari 2012 | 10:34 WIB
|
Share:
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh hadir memberi kesaksian untuk terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadiloan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (15/2/2012). Angelina Sondakh membantah memiliki BlackBerry dan tidak mengakui semua isi pesan komunikasi dalam BlackBerry tersebut saat dipertanyakan dalam persidangan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Demokrat akhirnya memindahkan kembali politisinya, Angelina Sondakh alias Angie, dari Komisi III ke Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat. Pemindahan itu setelah berbagai pihak, termasuk internal Komisi III, menolak keputusan Fraksi Partai Demokrat.

Pertimbangannya itu Komisi Agama, sejuk.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan, pemindahan Angie ke Komisi VIII itu dilakukan sejak hari ini. ”Daripada menimbulkan kontroversi yang tidak perlu. Pimpinan fraksi mendengarkan suara publik dan mempertimbangkannya,” kata Ramadhan ketika dihubungi, Kamis (16/2/2012).

Komisi VIII membidangi masalah agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penanggulangan bencana, serta amil zakat.

Ramadhan mengatakan, pihaknya menyadari akan adanya konflik kepentingan jika Angie berada di Komisi III. Pasalnya, Angie berstatus tersangka wisma atlet SEA Games dan Komisi III bermitra dengan institusi penegak hukum, salah satunya Komisi Pemberantas Korupsi.

”Di Komisi III, dia (Angie) yang nanyain KPK. Itu gimana? Meskipun kami tidak berpikir begitu, tapi kami dengar suara publik,” kata anggota Komisi II itu.

Ketika ditanya mengapa dipindah ke Komisi VIII, menurut Ramadhan, tidak ada alasan khusus. Setiap anggota DPR, kata dia, harus siap ditempatkan di mana saja.

”Usulan Sutan (Bhatoegana) di Komisi VIII. Pertimbangannya itu Komisi Agama, sejuk. Ketua fraksi (Jafar Hafzah) lihat tidak ada yang ganjal di Komisi VIII. Dalam masa sekarang Angie butuh ketenangan untuk buktikan dirinya tidak bersalah. Hanya dia yang bisa menangkis tudingan Nazaruddin. Kita hanya penonton,” pungkas dia.

Advertorial
»