KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHIAnggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik
JAKARTA, KOMPAS.com- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Jero Wacik membantah tuduhan sekelompok kecil masyarakat yang menuding penunjukan dirinya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral adalah untuk mencari dana bagi partainya menjelang pemilu 2014 mendatang.
"Katanya, penunjukan itu akan memudahkan saya mencari dana bagi partai saya tahun 2014. Tidak ada itu perintah dari Presiden, dan tidak benar," tandas Jero saat diwawancarai Kompas bersama sebuah media lain, baru-baru ini di ruang kerjanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
Menurut Jero yang pernah lima tahun menjadi Menteri Pariwisata dan Kebudayaan (Menbudpar) Kabinet Indonesia Bersatu I dan dua tahun menjadi Menbudpar di Kabinet Indonesia Bersatu II, isu negatif tersebut didengarnya setelah ia ditunjuk menjadi Menteri ESDM, Oktober 2011 lalu.
"Isu itu akan hilang kalau saya tidak melakukannya," tambah Jero.
Isu negatif lain yang dia terima adalah yang meremehkan dirinya sebagai Menteri ESDM. "Kalau isu ini meng-underestimate saya yang pernah tujuh tahun menjadi Menbudpar. Apa bisa seorang mantan Menbudpar memimpin Kementerian ESDM itu?" tuturnya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Jero santai saja. "Saya sarjana mesin ITB yang bisa menyelesaikan kuliah cukup dengan empat tahun saja. Saya masuk 1970 dan selesai 1974. Jadi, saya ini lulusan terbaik," jelasnya lagi.

