KOMPAS/HENDRA A SETYAWANCalon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengikuti tes wawancara dalam uji kepatutan dan kelayakan calon pimpinan KPK dengan Komisi III di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2011). Komisi III akan mewancarai delapan calon pimpinan KPK satu per satu tiap harinya.
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan, ia tidak akan menghadiri rapat kerja atau rapat dengar pendapat dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat jika Anggota Komisi III Angelina Sondakh alias Angie ikut dalam rapat.
"Saya harus katakan kalau ada Angelina, saya sebagai Ketua (KPK) tidak akan menghadiri," kata Abraham sebelum rapat kerja dengan Timwas kasus Bank Century di Kompleks DPR, Rabu (15/2/2012).
Abraham dimintai tanggapan sikap Fraksi Partai Demokrat (PD) yang memindahkan Angie dari Komisi X ke Komisi Hukum atau komisi yang bermitra dengan institusi penegak hukum, salah satunya KPK.
Angie saat ini berstatus sebagai tersangka kasus wisma atlet SEA Games. Hingga saat ini, KPK belum memeriksa Angie sebagai tersangka.
Berbeda dengan Abraham, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas enggan berkomentar perihal sikap Fraksi PD itu. Menurut dia, hal itu urusan Partai Demokrat.
"Kalau itu urusan partainya. Saya tak ada urgensi untuk menanggapi. Tidak ada hubungannya dengan proses di KPK," kata Busyro.
Ketika ditanya apakah akan hadir jika rapat dengan Komisi III, Busyro menjawab, "Nanti kita lihat. Toh sekarang belum ada undangan. Kalau ada undangan nanti dipikirkan dan dipertimbangkan."

