shutterstockIlustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com- Mantan hakim agung Adi Andojo prihatin melihat hukum di Indonesia telah menjadi komoditas. Hakim seharusnya tidak perlu korupsi kalau bermental hidup sederhana.
"Saya prihatin, hukum jadi komoditi, amburaladul, gak karuan," kata Adi Andojo pada acara pernyataan keprihatinan atas sakitnya penegakan hukum di Indonesia oleh "Kelompok Lintas Hukum" di Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Menurut Adi, hakim seharusnya bermental prajurit dan hidup sederhana. "Tidak ada pikiran untuk korupsi," katanya. Selain itu, hakim seharusnya juga jujur. "Jujur dari jiwanya, bukan dibuat-buat. Itu enak sekali," katanya.
Adi menambahkan, hakim memang memiliki peluang untuk memeras. Orang yang memiliki perkara pidana biasanya tidak ingin dibui. Hal itu dapat menjadi peluang untuk memeras.
Selain itu, lanjut Adi, dalam perkara perdata, para pihak juga menginginkan menang. Hal itu juga dapat menjadi peluang untuk memeras.

