JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat mengimbau kepada seluruh anggota DPR untuk berpenampilan sederhana, khususnya tidak menggunakan kendaraan mewah di lingkungan DPR. Imbauan itu disampaikan BK secara tertulis.
Hal itu adalah salah satu rekomendasi Badan Kehormatan (BK) kepada pimpinan DPR yang disampaikan dalam pertemuan di ruang pimpinan DPR, Selasa (7/2/2012). Rombongan BK terdiri dari Ketua M Prakosa, Wakil Ketua Siswono Yudhohusodo, dan para anggota BK. Mereka diterima pimpinan DPR, di antaranya Marzuki Alie, Pramono Anung, dan Priyo Budi Santoso.
Menurut BK, penampilan mewah anggota DPR dapat menimbulkan sorotan negatif dari publik. Padahal, sebagai wakil rakyat, anggota Dewan harus menjaga citra, martabat, kehormatan, dan kredibilitas DPR.
Anggota Dewan pernah dikritik lantaran bergaya hidup hedonis. Hal itu terlihat dari deretan mobil mewah dengan harga miliaran rupiah di area parkir mobil anggota Dewan.
Selain soal gaya hidup, BK juga merekomendasikan pengaturan ulang kunjungan kerja anggota DPR ke luar negeri. Menurut BK, DPR sebaiknya melakukan kunjungan hanya untuk permasalahan yang dianggap penting.
Selain itu, BK meminta agar dilakukan penataan lingkungan DPR yang membuat kesan tidak baik, seperti merokok sembarangan, serta keberadaan kafe dan kantin yang mencolok. Ttempat tersebut hendaknya diletakkan di tempat yang tidak strategis.
Rekomendasi lain yakni penyusunan ulang jadwal rapat di DPR. Selama ini penyelenggaraan rapat kerap tumpang tindih karena jumlahnya terlalu banyak, tetapi pembahasan tidak mengalami kemajuan.

