Minggu, 20 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 20 Mei 2012 | 03:23 WIB
Tangan Rudi Nyaris Putus Digigit Buaya
| Heru Margianto | Selasa, 7 Februari 2012 | 03:59 WIB
|
Share:

LUBUK BASUNG, KOMPAS.com — Rudi (17), warga Sungai Sirah Durian Kapeh Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, digigit buaya saat menangkap ikan di Batang Masang, Senin (6/12/2012), pukul 12.30 WIB.

Untungnya, korban langsung diselamatkan tiga temannya sehingga buaya tersebut langsung melepaskan gigitan dan korban dibawa ke RSUD Lubuk Basung.

"Saya diselamatkan tiga teman dan dibawa ke RSUD Lubuk Basung untuk perawatan karena tangan saya luka-luka. Ada yang dalamnya 3 sentimeter," kata Rudi saat dirawat di ruangan ICU RSUD Lubuk Basung.

Dia menceritakan, saat berusaha menangkap ikan dan udang di Batang Masang menggunakan tangan kiri, tiba-tiba seekor buaya sepanjang sekitar satu meter langsung mengigit tangannya dan langsung berusaha menyeret dia ke dasar sungai. Tiga temannya langsung memberi pertolongan, dan buaya melepaskan gigitannya.

Dia mengatakan, di Batang Masang memang banyak buaya. Namun, kondisi itu tidak membuat warga takut untuk menangkap ikan atau udang.

"Mungkin saya digigit buaya karena melanggar pantangan. Warga di sini melarang menangkap ikan dengan tangan kiri," tambahnya.

Terkait kejadian ini, Bupati Agam Indra Catri mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di sepanjang Batang Masang atau sungai yang diduga terdapat buaya karena risikonya bisa menimbulkan korban jiwa.

"Ini berisiko bagi warga karena buaya bisa menghilangkan nyawa mereka. Berhati-hatilah, dan pikirkan seberapa keuntungannya. Nyawa tidak bisa dinilai dengan yang lain," kata Bupati.

Menurut Bupati, ini kejadian kedua. Pada 2011, hal yang sama di lokasi yang sama juga pernah terjadi, buaya menggigit tangan dan kaki korban.

 

Sumber :
ANT