KOMPAS/ALIF ICHWANRapat Internal DPP Partai Demokart -Rapat internal Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (31/1/2012) dihadiri antara lain Ketua Umum Parta Demokrat Anas Urbaningrum (tengah), Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) dan Ketua DPP Partai Demokrat bidang komunikasi Andi Nurpati (kiri). Rapat membahas program kerja partai tahun 2012.
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengakui adanya faksi-faksi di internal partainya. Menurut Hayono, setidaknya ada lima faksi di tubuh Partai Demokrat yang memiliki kepentingan masing-masing.
"Ada sampai lima faksi yah," kata Hayono di Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (6/2/2012). Namun, dia tak mau menyebut siapa saja pemimpin setiap faksi.
Hayono menilai wajar adanya faksi di partai politik. Hal itu pun terjadi di parpol lain. Partai Demokrat, kata dia, beruntung memiliki Susilo Bambang Yudhoyono yang mempersatukan seluruh faksi. Namun, dampak dari faksi itu perlu dipikirkan jika Susilo tak lagi di Partai Demokrat.
"Tantangan partai ke depan, bagaimana kita jangan membiasakan diri bergantung pada figur SBY. Beliau akan meninggalkan Partai Demokrat sekali waktu. Oleh karena itu, tidak bisa tidak sistem di partai harus diperkuat. Jangan sampai setelah Pak SBY tiada, kita kehilangan perekat," kata Hayono.
Berbeda dengan yang disampaikan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng. Menurut Andi, tidak ada faksi di internal Partai Demokrat. "Tidak ada itu kubu-kubuan di Demokrat. Tidak ada," kata dia singkat.

