Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:04 WIB
Kepanduan
Pramuka Indonesia Dapat Bantuan
Ester Lince Napitupulu | Marcus Suprihadi | Minggu, 29 Januari 2012 | 18:29 WIB
|
Share:
KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUMIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Raja Swedia Carl XVI Gustaf, yang juga Ketua Yayasan Pramuka Dunia, direncanakan berkunjung pertama ke Indonesia awal pekan nanti. Raja Swedia yang aktif dalam kegiatan pramuka ini bakal menyerahkan bantuan senilai 500.000 dollar AS untuk mendukung Gerakan Pramuka Indonesia.

Donasi ini untuk mendorong munculnya pembawa pesan perdamaian di Indonesia dan memperkuat kapasitas untuk mengembangkan komunitas pemimpin pada masa depan.

Sejak tahun 2001, Raja Swedia bersama Raja Abdullah dari Saudi Arabia menggagas gerakan pembawa pesan perdamaian atau Messengers of Peace. Kedua raja ini telah menginspirasi lebih dari 10 juta anggota pramuka di 110 negara untuk bekerja sama dalam perdamian dan menghilangkan hambatan bagi orang-orang dengan latar belakang budaya dan iman berbeda untuk bersama-sama memperkuat komunitas mereka.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Indonesia Azrul Azwar dalam siaran persnya, Minggu (29/1/2012), mengatakan, Indonesia yang memiliki 21 juta anggota, jumlah terbesar di organisasi pramuka dunia, bakal merekrut dua juta anggota untuk jadi Messengers of Peace.

Raja Swedia terkesan dengan laporan yang dia terima tentang beragam inisiatif pramuka Indonesia dalam membangun komunitas. Raja bakal menemui pramuka di Jakarta, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.