Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:53 WIB
Nazaruddin: Anas Beli Rumah untuk Yulianis
Icha Rastika | Inggried Dwi Wedhaswary | Jumat, 27 Januari 2012 | 15:47 WIB
|
Share:
KOMPAS/ALIF ICHWANKesaksian Yiulianis - Saksi Yulianis memasuki ruang sidang Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (25/1/2011). Yulianis menyampaikan kesaksian dalam persidangan kasus wisma Atlet dengan terdakwa M Nazarudin. Yulianis dalam keterangannya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Keuangan di Grup Permai dan ia juga salah satu saksi kunci kasus wisma atlet.

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, mengatakan bahwa Yulianis adalah orang dekat Anas Urbaningrum. Bahkan, katanya, Anas membelikan Yulianis sebuah rumah.

"Bohong, dia (Yulianis) ada rumah yang diberikan oleh Anas tahun 2011 sekitar bulan Maret atau April," kata Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Nazaruddin pun mengaku punya bukti-bukti yang menunjukkan kedekatan Anas dengan Yulianis. Ia membawa beberapa foto yang memperlihatkan kedekatan Yulianis dengan keluarga Anas, termasuk istri Anas, Athiyyah Laila.

"Nanti setelah sidang saya tunjukkan bukti-buktinya kepada media bahwa dia (Yulianis) itu cukup dekat dengan istri Anas," ujarnya.

Yulinis adalah salah satu saksi kunci dalam persidangan kasus dugaan suap wisma atlet SEA Games ini. Sebagai Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis yang kini di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengetahui aliran uang ke luar dan masuk perusahaan tersebut.

Saat bersaksi dalam persidangan Nazaruddin beberapa waktu lalu, Yulianis mengatakan ada aliran dana ke Anas dan Andi Mallarangeng yang diberikan saat keduanya mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Demokrat. Namun, Yulianis mengatakan bahwa nama Anas tidak pernah ada dalam akta pendirian perusahaan Permai Grup. Sementara itu, Mindo Rosalina Manulang sebelumnya menyebut Anas sebagai pemilik Permai Grup selain Nazaruddin.

Advertorial
»