Rabu, 1 Oktober 2014

News / Nasional

Renovasi Gedung DPR

Ketua MPR: Marzuki Lalai

Jumat, 20 Januari 2012 | 11:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua MPR Taufik Kemas menilai Ketua DPR Marzuki Alie lalai dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR. Kelalaian itu terkait kasus renovasi ruang kerja Badan Anggaran atau Banggar DPR yang menelan ruang rakyat sebesar Rp 20,3 miliar, yang seharusnya terlaksana atas persetujuan Ketua BURT.

"Bisa dibilang lalai," kata Taufik seusai melantik dua anggota MPR baru di Kompleks DPR, Jumat (20/1/2012).

Menurut Taufik, Marzuki tak biasanya seperti itu. Kemungkinan, kata dia, hal itu terjadi lantaran kesibukannya menjalankan tugas sebagai Ketua DPR, seperti meneken seluruh usulan anggaran. Akibatnya, Marzuki tak dapat memeriksa secara detail seluruh usulan anggaran.

Taufik mengkritik sikap Marzuki yang melempar tanggung jawab terkait renovasi ruang Banggar. Seharusnya, Marzuki tetap bertanggung jawab sebagai pimpinan BURT.

Seperti diberitakan, Marzuki mengaku tak tahu-menahu soal proyek renovasi ruang Banggar. Dia mengaku baru tahu renovasi itu menelan biaya Rp 20,3 miliar melalui media. Marzuki menuding Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh kerap tak berkonsultasi dengan pimpinan sebelum melaksanakan proyek di DPR.


Penulis: Sandro Gatra
Editor : Glori K. Wadrianto