Akhirnya, RUU BPJS Disahkan - Kompas.com

Akhirnya, RUU BPJS Disahkan

Sandro Gatra
Kompas.com - 28/10/2011, 20:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah dibahas sekitar satu tahun, Rancangan Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial I dan II (RUU BPJS I dan II) akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPR, Jumat (28/10/2011) malam.

Pengesahan itu dilakukan setelah semua fraksi di Panitia Khusus BPJS (Pansus BPJS) dan pemerintah sepakat bahwa pembentukan badan hukum BPJS II yang mengelola jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan pensiun atau transformasi PT Jamsostek terjadi pada 1 Januari 2014 dan dioperasionalkan paling lama pada Juli 2015.

Dalam rapat di tingkat I Pansus itu hadir Ketua DPR Marzuki Alie dan Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Adapun pihak pemerintah diwakili Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Kesepakatan itu terjadi setelah adanya lobi antara pimpinan fraksi dan pimpinan Pansus.

Hingga Jumat sore, antarfraksi belum sepakat mengenai mulai beroperasinya BPJS II. Enam fraksi, yakni PDI-P, Golkar, PKS, PPP, Hanura, dan Gerindra, menginginkan BPJS II mulai beroperasi pada 1 Januari 2014.

Adapun tiga fraksi, yakni Partai Demokrat, PKB, dan PAN, sependapat dengan pemerintah bahwa BPJS II mulai beroperasi pada 1 Januari 2016.

Adapun pembahasan BPJS I sudah disepakati pekan lalu. Disepakati, BPJS I beroperasi mulai 1 Januari 2014 dan langsung menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan, termasuk menampung pengalihan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan PT Jamsostek (Persero) dan PT Asabri (Persero).

Saat pembahasan tingkat II dalam rapat paripurna, Pramono yang memimpin sidang kembali menanyakan tanggapan fraksi atas RUU BPJS.

"Apakah RUU BPJS bisa disahkan menjadi undang-undang?" tanya Pramono. "Setujuuu," jawab kompak ratusan anggota yang hadir.

Dalam pandangan akhir pemerintah, Agus mengatakan, pengelolaan dana sosial pada kedua BPJS tetap perlu memperhatikan prinsip kehati-hatian. Untuk itu, kata dia, pemerintah mengusulkan dibuat katup pengamanan jika terjadi krisis keuangan ataupun kondisi tertentu yang memberatkan perekonomian.

Dengan begitu, tambah Agus, pemerintah dapat mengambil langkah khusus untuk mengamankan dana BPJS. "Tindakan khusus itu dapat berupa penyesuaian besar manfaat, besar iuran, dan usia pensiun," kata Agus.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorBenny N Joewono

    Terkini Lainnya

    Kisah tentang Keluarga Anies Kehilangan Kucing Peliharaan Mereka

    Kisah tentang Keluarga Anies Kehilangan Kucing Peliharaan Mereka

    Megapolitan
    Tak Ada Tambahan Anggaran untuk Verifikasi Faktual, KPU Diminta Hemat

    Tak Ada Tambahan Anggaran untuk Verifikasi Faktual, KPU Diminta Hemat

    Nasional
    'Jalan di Samping Eks Kedubes Inggris Ditutup, Ombudsman Tidak Teriak'

    "Jalan di Samping Eks Kedubes Inggris Ditutup, Ombudsman Tidak Teriak"

    Megapolitan
    JJ Rizal: Jubir Wapres Kurang Teliti Membaca 'Tweet' Saya

    JJ Rizal: Jubir Wapres Kurang Teliti Membaca "Tweet" Saya

    Megapolitan
    Donasi Pembaca 'Kompas.com' buat Ortu Selly, Penderita Hidrosefalus, Bisa Tebus Surat Rumah

    Donasi Pembaca "Kompas.com" buat Ortu Selly, Penderita Hidrosefalus, Bisa Tebus Surat Rumah

    Regional
    Ridwan Kamil Resmi Tinggalkan Rumah Dinas Wali Kota Bandung

    Ridwan Kamil Resmi Tinggalkan Rumah Dinas Wali Kota Bandung

    Regional
    Anies Naik KRL ke Pernikahan Putri Bambang Widjoyanto

    Anies Naik KRL ke Pernikahan Putri Bambang Widjoyanto

    Megapolitan
    Kondisi Terkini Selly, Penderita Hidrosefalus yang Sempat Ketuk Hati Pembaca 'Kompas.com'

    Kondisi Terkini Selly, Penderita Hidrosefalus yang Sempat Ketuk Hati Pembaca "Kompas.com"

    Regional
    Polisi Akan Tes Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayinya di Tangsel

    Polisi Akan Tes Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayinya di Tangsel

    Megapolitan
    Catatan dari Manila: Sikap Keras Duterte dari Istana yang Sederhana

    Catatan dari Manila: Sikap Keras Duterte dari Istana yang Sederhana

    Nasional
    Bawa Fotocopy KK dan KTP, Faryati Mengira Pendaftaran Rumah DP 0 Telah Dibuka

    Bawa Fotocopy KK dan KTP, Faryati Mengira Pendaftaran Rumah DP 0 Telah Dibuka

    Megapolitan
    Warga Berbondong-bondong Kunjungi 'Show Uni't Rumah DP 0 Rupiah

    Warga Berbondong-bondong Kunjungi "Show Uni"t Rumah DP 0 Rupiah

    Megapolitan
    Pernah Tinggal di Sekitar Dolly, Seorang Anak Mengalami 'Sex Addict'

    Pernah Tinggal di Sekitar Dolly, Seorang Anak Mengalami "Sex Addict"

    Regional
    Polisi Tangkap Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan

    Polisi Tangkap Begal yang Kerap Beraksi di Jakarta Selatan

    Megapolitan
    Dua WNI Sandera Kelompok Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan

    Dua WNI Sandera Kelompok Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM