Selasa, 30 September 2014

News / Nasional

Marinir Berangkat Amankan Pulau Terluar

Kamis, 22 September 2011 | 08:38 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 136 prajurit Korps Marinir (Pasukan Marinir) Pasmar-1 yang tergabung dalam Satgas Pam Puter XI (Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar XI) meninggalkan Surabaya dengan KRI Teluk Lampung 540, Kamis (22/9/2011).

Mereka bertugas berangkat mengamankan Pulau Terluar di antaranya Pulau Brass dengan kekuatan 21 personel, di Pulau Fanildo dengan 30 personel, Pulau Fanni dengan 30 personel dan Pulau Rote dengan kekuatan 30 personel.

Mereka menggantikan Satgas Puter X. Lokasi penugasan tersebut merupakan daerah perbatasan laut dengan Republik Palau di Pulau Brass, dan selebihnya merupakan wilayah perbatasan dengan Australia.

Dalam sambutan Danmenart-1 Mar Kolonel Marinir Ichwan Dargianto menyampaikan pesan Danpasmar-1 agar setiap prajurit mampu mengendalikan diri dan dengan cepat beradaptasi menyesuaikan keadaan di penugasan sebagai personel yang akan menempati pulau-pulau terluar wilayah timur.

"Di mana personel akan di tempatkan, saya yakin dan percaya para Prajurit yang akan berangkat mengamankan pulau terluar sanggup mengatasi semua permasalahan di medan tugas dan menjaga nama baik TNI-AL khususnya Korps Marinir karena penugasan merupakan tugas mulia demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ungkapnya. 


Editor : Robert Adhi Ksp