Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 14:40 WIB
Konflik Sosial
Presiden: Tambah Personel Keamanan
Christoporus Wahyu Haryo P | Marcus Suprihadi | Senin, 12 September 2011 | 08:12 WIB
|
Share:
ANTARA/IZAAC MULYAWANSejumlah mobil dibakar massa saat kericuhan yang terjadi di Kota Ambon, Maluku, Minggu (11/9). Kericuhan antarwarga di Ambon diwarnai aksi saling lempar batu, pemblokiran jalan, dan perusakan/pembakaran kendaraan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan jajaran keamanan dan pimpinan daerah setempat untuk menenangkan massa dan mengendalikan kerusuhan yang terjadi di Ambon agar tidak meluas. Presiden terus memantau dan mendapat laporan dari Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Timur Pradopo dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto tentang kondisi keamanan di sana.

Laporan yang diterima Presiden pada Minggu malam, situasi di Ambon berangsur pulih. ”Presiden memerintahkan jajaran keamanan di bawah koordinasi Menko Polhukam dan Gubernur Maluku untuk mengambil langkah persuasif menenangkan masyarakat di sana. Kepolisian dan TNI diperintahkan menambah personel untuk mengendalikan situasi,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Senin (12/9/2011) pagi ini.

Advertorial
»