Mau Jadi PNS Honorer Dimintai Rp 30 Juta - Kompas.com

Mau Jadi PNS Honorer Dimintai Rp 30 Juta

Kompas.com - 06/06/2011, 11:12 WIB

BARRU, KOMPAS.com — Tenaga honorer yang masuk dalam data base kategori I di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, kini gelisah. Pasalnya, belakangan santer beredar informasi, untuk bisa terdaftar sebagai calon pegawai negeri sipil, mereka harus merogoh kocek hingga Rp 30 juta.

Sebanyak 53 tenaga honorer yang sudah terdata dalam data base pun khawatir tidak lolos jika tidak menyiapkan dana Rp 30 juta. "Kami dapat info dari teman kami. Katanya, dia dimintai uang untuk bisa lolos CPNS," kata seorang honorer yang menolak namanya ditulis, Senin (6/6/2011).

Dihubungi terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Kamil Ruddin mengaku sudah mendengar hal tersebut. Kamil bahkan sempat didatangi seorang tenaga honorer dan mempertanyakan ada-tidaknya pungutan yang dibebankan kepada tenaga honorer.

"Memang ada honorer yang melapor ke saya. Awalnya tanya-tanya soal pungutan, hingga akhirnya mengaku bahwa dia dimintai uang agar namanya bisa lolos jadi CPNS," ujarnya.

Kepada Sekda Kabupaten Barru, honorer tersebut mengaku dimintai uang oleh oknum PNS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebesar Rp 30 juta, agar namanya lolos masuk ke daftar CPNS. Namun, tutur Kamil, honorer yang belum diketahui namanya tersebut tidak menyebut oknum BKD yang dimaksud.

"Lolos tidaknya mereka jadi CPNS, ditentukan dan direkomentasikan pemerintah pusat. Jadi apa pun alasannya, pungutan kepada honorer yang masuk data base tidak dibenarkan. Apalagi nilai yang dipatok oknum juga sangat besar," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Barru Iskandar mengaku belum menerima laporan terkait informasi tersebut. Iskandar juga belum mengetahui nasib 53 tenaga honorer tersebut. "Kalau betul ada oknum kami yang melakukan pungutan seperti yang disebutkan, informasikan namanya kami bisa ikut menelusuri," katanya.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X