Fauzi Bowo dan Rano Karno Paling Populer - Kompas.com

Fauzi Bowo dan Rano Karno Paling Populer

Kompas.com - 27/05/2011, 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2012, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI Jakarta merilis survei kandidat Gubernur DKI Jakarta. Fauzi Bowo dan Rano Karno menjadi tokoh paling populer untuk menduduki jabatan tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI-P DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo di Jakarta, Jumat (27/5/2011). "Rencananya survei dilaksanakan sebanyak tiga tahap. Survei dilaksanakan tanggal 18 hingga 23 Maret dengan sampel 1.436 responden dari 44 kecamatan di Jakarta. Tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen dengan sampling error sekitar 4,8 persen dengan metode multistage random sampling," kata Rio.

Tahap pertama dalam survei tersebut bertujuan mengukur persepsi publik terhadap pemilihan kepala daerah dan para bakal calon gubernur DKI. Tahap kedua mengungkap elektabilitas pasangan calon yang diajukan PDI-P. Tahap terakhir untuk mengetahui posisi final elektabilitas pasangan calon dan sekaligus sebagai langkah evaluasi terakhir terhadap operasi dan strategi pemenangan saat menjelang pemilihan.

Pada tahap pertama, PDI-P menggandeng lembaga survei independen, Rekode. Berdasarkan potensi kandidat secara popularitas, Rano Karno meraih suara terbanyak, yakni 98 persen, diikuti Fauzi Bowo atau Foke sebanyak 98 persen, Sutiyoso (95 persen), Tantowi Yahya (93 persen), dan Adang Darajatun (76 persen).

Untuk calon gubernur (cagub), yang terbanyak dipilih responden adalah Fauzi Bowo dengan perolehan 28,3 persen, diikuti Rano Karno (27,4 persen), Tantowi Yahya (9 persen), Nachrowi Ramli (7,6 persen), dan Bambang DH (2,8 persen). Sebanyak 31 suara lainnya belum menentukan pilihan.

Rano Karno mendapat perolehan suara terbanyak (18,2 persen) dalam survei kandidat wakil gubernur (cawagub), kemudian Tantowi Yahya (8,8 persen), Prijanto (6,9 persen), Bambang DH (3,4 persen). Yang belum menentukan pilihan sebanyak 67 persen.

Pada kategori pasangan cagub dan cawagub, duet Fauzi Bowo-Rano Karno memperoleh jumlah suara paling banyak, yakni 38 persen. Pasangan Rano Karno-Tantowi Yahya menempati urutan kedua dengan 22 persen, diikuti Rano Karno-Nachrowi Ramli (22 persen), dan Nachrowi Ramli-Rano Karno (20,7 persen).

Dalam survei berdasarkan partai, Rano Karno kembali terpilih sebagai kandidat paling ideal oleh pemilih dari PDI-P dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara itu, Fauzi Bowo mayoritas dipilih oleh pemilih dari Partai Demokrat dan Partai Golkar.

Survei tersebut juga mencakup persepsi masyarakat terhadap masalah pembangunan sosial di Ibu Kota. Hal paling mendesak untuk ditangani adalah kemacetan lalu lintas, dengan jumlah suara 31 persen. Masalah penting lainnya adalah kemiskinan (23 persen), banjir (21,5 persen), biaya pendidikan atau sekolah murah (10 persen), dan korupsi (8 persen).

"Dari berbagai aspek, Fauzi Bowo dan Rano Karno mendapat posisi tertinggi di mata masyarakat. Untuk masalah masyarakat, selain banjir dan macet, masalah kriminalitas, pengangguran, dan kesehatan juga menjadi sorotan," ujar Rio.

Sementara itu, penilaian terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta di bawah pimpinan Fauzi Bowo dan Prijanto hanya 0,2 persen responden yang menyatakan hasilnya sangat baik. Responden yang menyatakan kinerja mereka baik sebanyak 12,3 persen, sedang 37,7 persen, buruk 29 persen, sangat buruk 8 persen, dan tidak tahu 16 persen.

EditorLaksono Hari W