Sabtu, 20 Desember 2014

News / Nasional

Kecelakaan Pesawat

Pemimpin Negara ASEAN Heningkan Cipta

Sabtu, 7 Mei 2011 | 20:20 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak para kepala negara dan pemerintahan negara-negara ASEAN yang hadir pada jamuan makam malam di Jakarta Convention Center, Sabtu (7/5/2011), untuk mengheningkan cipta atas musibah kecelakaan pesawat Merpati di perairan Kaimana, Papua Barat.

"Saya ingin berbagi berita buruk kepada Anda mengenai kecelakaan pesawat yang baru saja terjadi di Provinsi Papua Barat. Kecelakaan ini menyebabkan meninggalnya para penumpang. Saya yakin Anda dapat merasakan apa yang dirasakan masyarakat Indonesia saat ini. Mari kita mengheningkan cipta sejenak untuk mereka yang menjadi korban pada kecelakaan ini," kata Presiden.

Para pimpinan ASEAN yang hadir, antara lain, Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan, Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Laos Thongsing Thammavong, Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak, Perdana Menteri Myanmar Thein Sein, Presiden Filipina Benigno S Aquino III, Senior Minister Singapura S Jayakumar yang mewakili Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung.

Hingga Sabtu sore, jasad 15 penumpang yang ditemukan terapung di permukaan laut telah dievakuasi ke RSUD Kaimana. Sementara itu, tujuh penumpang lainnya belum ditemukan.

Menurut Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Mimika John Rettob, pesawat berkapasitas 60 orang tersebut mengangkut 18 penumpang dewasa, satu anak-anak, dan dua bayi, serta sejumlah kru pesawat. Pilot pesawat tersebut adalah Kapten Purwandi Wahyu, sedangkan kopilot Paul Nap. Ikut dalam penerbangan itu, dua pramugari, Sumaryani dan Indriyana Puspasari, serta dua teknisi, yakni Joko dan Dadi Tarsidik.


Editor : Nasru Alam Aziz