Kamis, 23 Oktober 2014

News / Nasional

Pilgub Banten

Agung: Wakil Atut Akan Disurvei

Sabtu, 23 April 2011 | 11:14 WIB

CILEGON, KOMPAS.com — Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Agung Laksono akan melakukan survei terhadap kandidat calon Wakil Gubernur Banten yang akan mendampingi Ratu Atut Chosiyah pada Pilkada 2011. "Nama-nama kandidat calon Wakil Gubernur Banten belum masuk ke DPP, tetapi yang jelas siapa pun nanti yang akan mendampingi Ibu Atut dalam Pemilihan Gubernur Banten adalah orang yang dikenal dan mampu mengimbangi," kata Agung seusai menghadiri pembukaan Muktamar V Satuan Karya Ulama (Satkar) di Cilegon, Banten, Sabtu (23/4/2011).

Menurut Agung, Dewan Pimpinan Pusat akan menginstruksikan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Banten agar melakukan survei untuk mengetahui sejauh mana dan seperti apa kapasitas kandidat yang akan mendampingi Atut Chosiyah. "Memang rekomendasi dari Golkar Banten diserahkan kepada Ibu Atut, dan kita serahkan untuk wakilnya, untuk mengetahui siapa yang cocok, harus dilakukan survei," katanya.

Disinggung mengenai adanya calon dari kader Golkar ataupun dari partai yang berkoalisi, Agung belum bisa menjelaskan secara detail. "Coba tanya langsung kepada Bu Atut," katanya.

Di tempat yang sama, Ratu Atut Chosiyah mengaku kandidat calon Wakil Gubernur Banten, yang akan mendampingi dirinya pada Pilkada Gubernur 2011, akan diketahui pada Agustus. "Belum ada, siapa kandidatnya, baik dari partai politik maupun dari lingkungan birokrat karena masih belum dibahas. Pokoknya nanti sebelum pendaftaran Agustus 2011 akan diumumkan. Jadi masih jauh," katanya.

Namun, Atut meminta kepada masyarakat untuk menyampaikan siapa kandidat calon Wagub Banten kepada dirinya. "Kalau ada yang mengusulkan, silakan dari teman-teman juga bisa menyampaikan," katanya seraya tersenyum.

Untuk kriterianya sendiri, lanjut Atut, sosok yang akan mendampinginya sebagai calon Wakil Gubernur Banten adalah seseorang yang mampu bekerja sama dan bisa menjalankan roda pemerintahan. "Untuk popularitas itu tidak terlalu penting," katanya.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: