Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alat Rakit Bom di Rumah Adik Syarif

Kompas.com - 19/04/2011, 19:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian menyita berbagai peralatan untuk merakit bom saat penggeledahan di rumah Basuki, adik Syarif Astanagarif, pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikro, kompleks Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Rumah Basuki yang digeledah polisi terletak di Desa Trusmi Wetan Blok Bambangan RT 13 RW 4, Kecamatan Plered, Cirebon, Selasa (19/4/2011).

"Ditemukan peralatan-peralatan yang kayaknya itu sebagai bahan untuk merakit bom. Saya belum mendapatkan laporan yang banyak," ucap Kepala Polda Jawa Barat, Irjen Suparni Parto, ketika dihubungi wartawan, Selasa.

Suparni mengatakan, pihaknya belum memiliki banyak bukti keterlibatan Basuki dalam aksi bom bunuh diri yang dilakukan kakaknya pada Jumat (15/4/2011) lalu.

"Untuk keterlibatan belum begitu terbaca. Tapi ada fakta yang mengarah kita untuk menindaklanjuti. Ini langkah teknis yang dilakukan untuk mendapat data untuk kepentingan proses hukum. Mungkin sekarang belum telihat secara jelas," kata dia.

Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Matius Salempang, mengatakan, jika melihat peralatan pembuat bom ditemukan di rumah Basuki, kemungkinan bom dibuat di rumah itu. "Bisa jadi begitu," kata dia di Mabes Polri, Jakarta.

Seperti diberitakan, Polri menyita sejumlah barang bukti saat penggeledahan di beberapa lokasi. Di rumah mertua Syarif di Desa Panjalinan Kidul, Kecamatan Sumber Jaya, Majalengka, polisi menyita hardware, CPU, rangkaian elektronik, CD, dan buku berjudul Jihad di Asia Tengah (Perang Akhir Zaman) yang di bagian belakang tertulis pesan dari Syarif.

Adapun di rumah Syarif di daerah Cirebon, penyidik menemukan rangkaian elektronik yang diduga untuk membuat bom. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 30 orang, salah satunya Basuki, terkait aksi yang melukai 31 orang tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada Dampak Erupsi Gunung Ruang

BMKG Minta Otoritas Penerbangan Waspada Dampak Erupsi Gunung Ruang

Nasional
Demokrat Tak Resisten jika Prabowo Ajak Parpol di Luar Koalisi Gabung Pemerintahan ke Depan

Demokrat Tak Resisten jika Prabowo Ajak Parpol di Luar Koalisi Gabung Pemerintahan ke Depan

Nasional
Kubu Prabowo-Gibran Yakin Gugatan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Ditolak MK

Kubu Prabowo-Gibran Yakin Gugatan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Ditolak MK

Nasional
Aktivis Barikade 98 Ajukan 'Amicus Curiae', Minta MK Putuskan Pemilu Ulang

Aktivis Barikade 98 Ajukan "Amicus Curiae", Minta MK Putuskan Pemilu Ulang

Nasional
Kepala Daerah Mutasi Pejabat Jelang Pilkada 2024 Bisa Dipenjara dan Denda

Kepala Daerah Mutasi Pejabat Jelang Pilkada 2024 Bisa Dipenjara dan Denda

Nasional
KPK Panggil Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor sebagai Tersangka Hari Ini

KPK Panggil Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor sebagai Tersangka Hari Ini

Nasional
Daftar 33 Pengajuan Amicus Curiae Sengketa Pilpres 2024 di MK

Daftar 33 Pengajuan Amicus Curiae Sengketa Pilpres 2024 di MK

Nasional
Apa Gunanya 'Perang Amicus Curiae' di MK?

Apa Gunanya "Perang Amicus Curiae" di MK?

Nasional
Dampak Erupsi Gunung Ruang: Bandara Ditutup, Jaringan Komunikasi Lumpuh

Dampak Erupsi Gunung Ruang: Bandara Ditutup, Jaringan Komunikasi Lumpuh

Nasional
Megawati Lebih Pilih Rekonsiliasi dengan Jokowi atau Prabowo? Ini Kata PDI-P

Megawati Lebih Pilih Rekonsiliasi dengan Jokowi atau Prabowo? Ini Kata PDI-P

Nasional
Yusril Sebut Kekalahan Prabowo di Aceh Mentahkan Dugaan 'Cawe-cawe' Pj Kepala Daerah

Yusril Sebut Kekalahan Prabowo di Aceh Mentahkan Dugaan "Cawe-cawe" Pj Kepala Daerah

Nasional
Kejagung Kembali Sita Mobil Milik Harvey Moeis, Kini Lexus dan Vellfire

Kejagung Kembali Sita Mobil Milik Harvey Moeis, Kini Lexus dan Vellfire

Nasional
Yusril Harap 'Amicus Curiae' Megawati Tak Dianggap Tekanan Politik ke MK

Yusril Harap "Amicus Curiae" Megawati Tak Dianggap Tekanan Politik ke MK

Nasional
Soal Peluang Rekonsiliasi, PDI-P: Kami Belum Bisa Menerima Perlakuan Pak Jokowi dan Keluarga

Soal Peluang Rekonsiliasi, PDI-P: Kami Belum Bisa Menerima Perlakuan Pak Jokowi dan Keluarga

Nasional
IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Kota dengan Kota Brasilia

IKN Teken Kerja Sama Pembangunan Kota dengan Kota Brasilia

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com