Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 28 Mei 2012 | 16:30 WIB
Dampak Gempa
Jepang Pastikan Tak Ada Kebocoran Nuklir
| Tri Wahono | Jumat, 11 Maret 2011 | 19:45 WIB
|
Share:
Repro CNN

TOKYO, KOMPAS.com — Perdana Menteri Jepang Naoto Kan memastikan tidak ada kebocoran nuklir dari sejumlah reaktor nuklir pascagempa dan tsunami, Jumat (11/3/2011) siang. Namun, semua reaktor yang dekat pusat gempa untuk sementara dimatikan demi keamanan.

”Saya meminta semua warga untuk tenang, namun tetap memantau terus informasi lewat radio dan televisi,” ujar Naoto Kan seperti dilansir kantor berita AFP.

Meski tidak ada kebocoran, pemerintah mengumumkan keadaan darurat pada salah satu reaktor nuklir di Fukushima. Reaktor nomor satu tersebut mengalami masalah teknis sehingga sistem pendinginnya tidak berfungsi setelah terjadi gempa. Ini merupakan keputusan kondisi darurat nuklir untuk pertama kalinya yang dilakukan Jepang.

”Kami telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Kami mengerahkan segala upaya untuk menghadapi situasi seperti ini,” kata Sekretaris Kabinet Jepang Yukio Edano.

Fukushima merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan daerah terdampak bencana paling parah di Miyagi. Di Miyagi, kebakaran terjadi di turbin sebuah reaktor nuklir Onagawa. Sebuah reaktor nuklir lain di Onagawa juga mengalami kebocoran di fasilitas penampung air.

Sumber :
AFP
Advertorial
»