AFPPerdana Menteri Jepang Naoto Kan.
TOKYO, KOMPAS.com — Tak lama setelah Jepang diguncang gempa dahsyat diikuti tsunami, Jumat (11/3/2011), Perdana Menteri Jepang Naoto Kan langsung membentuk gugus tugas darurat. Ia mengatakan, hal tersebut untuk meminimalkan dampak bencana sekecil mungkin dan secepatnya.
Seperti dilansir situs web NHK, Perdana Menteri Jepang menggelar rapat mendadak pada Jumat petang. PM Jepang Naoto Kan telah memerintahkan semua menteri di kabinetnya melakukan langkah terbaik untuk memastikan keamanan warga di wilayah-wilayah yang diguncang gempa dan tsunami.
Hal yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah upaya menjamin kelancaran pasokan air dan listrik. Di samping itu, Pemerintah Jepang juga berupaya dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Pemerintah juga meminta pengerahan tim kepolisian, pasukan bela diri SDF Jepang, serta penjaga pantai Jepang ke daerah-daerah bencana bila diperlukan. Mereka diminta bekerja sama dengan pemerintah-pemerintah daerah yang terdampak bencana.

