Jumat, 19 September 2014

News / Nasional

Bentrok Ahmadiyah

A, Saksi Kunci Cikeusik, Diperiksa di Mabes Polri

Jumat, 11 Februari 2011 | 13:01 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — A, salah satu saksi kunci terkait dengan penyerangan di Kampung Peundeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, diperiksa penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara RI, Jumat (11/2/2011). Dia mengetahui kronologi kejadian hingga akhir penyerangan olah sekitar 1.000 orang.

"Kami memfasilitasi A untuk diperiksa di Bareskrim Polri," ucap Choirul Anam, penasihat hukum A dari HRWG, saat mendampingi pemeriksaan di Markas Besar Kepolisian Negara RI (Polri), Jumat siang. Ikut mendampingi A beberapa perwakilan dari Komnas HAM dan LBH Jakarta.

Choirul mengatakan, A adalah satu dari 17 anggota jemaah Ahmadiyah asal Jakarta dan Serang yang datang ke rumah Suparman pada Minggu pagi. A tercatat sebagai warga Serang. Choirul mengatakan, A merekam setiap peristiwa dengan kamera video. Rekaman tersebut telah beredar di televisi.

"Rekaman itu mulai proses negosiasi dengan polisi sampai akhir. Ada semua meski dipotong-potong," katanya. Rekaman itu telah diserahkan kepada Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo kemarin.

Choirul menuturkan, pihaknya menyayangkan kepolisian Banten menetapkan A masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Penetapan DPO itu, katanya, telah meresahkan keluarga A.

Ketika ditanya mengapa A begitu tenang merekam penyerangan, Choirul mengatakan, "Dia orang yang profesional mengambil gambar, baik untuk kepentingan biasa maupun kepentingan advokasi. Bisa ambil gambar dengan tenang mungkin karena jam terbang. Ada momen juga yang dia enggak tenang."


Editor : Glori K. Wadrianto