Sebut PKI, Ruhut Sitompul Digugat - Kompas.com

Sebut PKI, Ruhut Sitompul Digugat

Kompas.com - 11/01/2011, 15:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrat Ruhut Poltak Sitompul, yang juga anggota Komisi III DPR RI, Selasa (11/1/2011) digugat secara perdata oleh Tim Advokasi Gugat Ruhut atau Tegur atas pernyataannya bahwa pihak yang menolak usulan pemberian gelar pahlawan kepada almarhum Soeharto adalah anak Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Yang tak setuju Soeharto jadi pahlawan cuma anak PKI," ujar Ruhut pada 25 Oktober silam, sesuai dilansir www.inilah.com. Perbuatan Ruhut dinilai memenuhi unsur-unsur penghinaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata juncto Pasal 1372.

Gugatan didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. "Pernyataan tergugat (Ruhut) suatu upaya melestarikan stigmatisasi negatif tentang PKI, dimana hingga saat ini kata PKI cenderung pembunuhan karakter dan sekaligus meruncingkan kembali luka-luka lama yang terjadi pada tahun 1965," kata Muhammad Chozin Amirullah, aktivis HMI yang juga salah satu penggugat.

Chozin bercerita, dirinya pernah mensomasi Ruhut atas pernyataannya tersebut. Namun, Chozin mengaku sempat ditelepon Ruhut. Pada komunikasi telepon per 29 Oktober 2010, Chozin disebut pemimpin "kambing" oleh Ruhut.

Atas perbuatan itu, Ruhut dituntut membayar kerugian material sebesar Rp 131.300, dan kerugian imaterial sebesar Rp 62.811.889.999. Politisi tersebut juga dituntut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di dua media massa nasional dengan ukuran setengah halaman.

Hingga saat ini, Ruhut belum bisa dimintai komentarnya. Kompas.com beberapa kali mencoba menghubungi ponselnya, namun terhubung ke kotak suara elektronik.

EditorR Adhi KSP

Terkini Lainnya

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

RUU Terorisme dan Perppu Ormas Dinilai Bentuk Negara Ambil Jalan Pintas

Nasional
Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Bersama Empat Organisasi Keagamaan, Juru Bicara FPI Gugat Perppu Ormas

Nasional
KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

KTI Siapkan Aplikasi Transportasi yang Bisa Bayar Angkot Lewat Ponsel

Megapolitan
Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

Megapolitan
Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

Regional
Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

Megapolitan
Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

Nasional
Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

Nasional
Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

Regional
Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

Megapolitan
Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

Regional
Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

Regional
Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

Internasional
Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

Nasional
Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

Megapolitan